Penagihan Kasar Tak Beretika Jadi Faktor Utama Tingginya Nasabah Pinjol Gagal Bayar

Penagihan Kasar Tak Beretika Jadi Faktor Utama Tingginya Nasabah Pinjol Gagal Bayar
0 Komentar

Ia pun bertekad akan melaporkan pinjol legal dan ilegal tersebut kepada kepolisian, OJK, serta AFPI. “Bukti-bukti sudah saya sceeenshoot semuanya. Termasuk pesan-pesan yang sangat tidak pantas yang masuk ke HP saya dan kontak darurat, sudah saya arsipkan,” pungkasnya.

Kondisi lebih parah justru terjadi pada nasabah pinjol ilegal berinisial N. Dia mengalami intimidasi penagihan DC pinjol selama sehari penuh bahkan hingga larut malam teror semakin menjadi-jadi.

“Saya dikirimi gambar dan foto yang tak pantas seperti foto pemerkosaan padahal jatuh temponya masih beberapa hari ke depan,” ujar N kepada redaksi JP dengan nada shock, Sabtu pagi.

Baca Juga:Ryzko Hartandi: Tingkat Korupsi Nol, Partai Perindo Bisa Dipercaya MasyarakatPKB Kabupaten Bekasi Siap Jemput Kemenangan di Pemilu 2024

Ia pun terpaksa mencari dana talangan sebesar Rp 1,5 juta untuk membayar pinjol ilegal tersebut dan langsung meng-uninstal-nya. “Saya kapok gak lagi-lagi mau pinjem duit lewat pinjol baik yang legal maupun ilegal. Kalau bukti-bukti masih saya simpan rapi di HP saya,” pungkas N. (adi/crd)

Berikut screenshoot penagihan DC pinjol yang dikirim pembaca JP. Tampak pesan dikirimkan secara bertubi-tubi untuk mengguncang mental nasabah. Namun cara tersebut kini dinilai kuno dan tak efektif seiring aturan perlindungan konsumen yang semakin ketat

Penagihan Kasar Tak Beretika Jadi Faktor Utama Tingginya Nasabah Pinjol Gagal Bayar

Penagihan Kasar Tak Beretika Jadi Faktor Utama Tingginya Nasabah Pinjol Gagal Bayar

0 Komentar