FajarPaper Terima Apresiasi Pansus 23 DPRD Kabupaten Bekasi dalam Mengembangkan Koperasi Karyawan Surya Abadi

FajarPaper Terima Apresiasi Pansus 23 DPRD Kabupaten Bekasi dalam Mengembangkan Koperasi Karyawan Surya Abadi
0 Komentar

“Hal ini menjadi komitmen kami karena kami sudah diandalkan oleh perusahaan dan bagaimana kami dapat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” tutup Dadang.

Ketua PUK KEP SPSI PT Fajar Surya Wisesa Tbk dan Wakil Koperasi Karyawan Surya Abadi, Usman Sopandi mengatakan, beberapa waktu yang lalu kita sudah mendapatkan penghargaan dari dinas koperasi pada 2022. Tanpa adanya dukungan dari perusahaan, KKSA tidak akan seperti sekarang ini. Dengan aset yang menyentuh Rp2 Miliar dan keanggotaan yang mencapai lebih dari 1.600 orang.

“Hal ini menjadi salah satu tolak ukur kami dalam meningkatkan kesejahteraan. KKSA juga sudah membuka bidang usaha selain toko, yaitu catering, kontrakan atau tempat kos, serta rental kendaraan. FajarPaper dan KKSA telah menjadi pelopor bagaimana perusaahan telah bekerjsama dengan koperasi. Hal ini bisa menjadi masukan untuk Perda bahwa perusahaan masing-masing dapat memberikan akses atau ruang untuk kerjasama. Berikut juga agar Dinas UMKM dan Koperasi dapat memberikan perhatian secara khusus kepada koperasi-koperasi di kawasan industri,” pungkasnya.

Baca Juga:Tekad Benahi Pendidikan Karawang, Dede Anwar Hidayat Resmi Nyaleg di PDI-PJabar Tuan Rumah Forum Asia Timur – Amerika Latin 2023

FajarPaper, yang memiliki 3.000 karyawan dan 30% dari hasil produksinya diekspor ke manca negara, senantiasa berkomitmen untuk mendukung kemajuan Indonesia melalui berbagai kegiatan CSR perusahaan baik dalam bidang ekonomi, kesehatan, infrastruktur, pendidikan, maupun lingkungan. Dalam bidang Pendidikan, FajarPaper telah berpartisipasi dalam berbagai program renovasi sekolah dan pemberian bantuan alat tulis dan beasiswa, dan juga bidang lainnya seperti sosial, pemberdayaan masyarakat dengan program ekonomi sirkular dan lingkungan melalui program GEMARI BUMITANIK (Gerakan masyarakat mandiri melalui budidaya maggot, ikan, dan tanaman hidroponik) dengan menggunakan sampah organik dari limbah rumah tangga sebagai pakan maggot, dan juga program lainnya. (Jar/rls)

0 Komentar