Media Briefing, Indonesia Kembangkan Strategi Baru dalam Deteksi HIV

Media Briefing, Indonesia Kembangkan Strategi Baru dalam Deteksi HIV
0 Komentar

“Permenkes No.55 tahun 2015 pengembangan strategi dalam peningkatan temuan kasus baru melalui skrining HIV berbasis komunitas (CBS). Tes HIV bisa dilakukan secara mandiri melalui cairan air liur atau OFT HIV,” tambahnya.

Dalam mekanisme tes skrining berbasis komunitas, tes dapat dilakukan di luar layanan kesehatan melalui air liur atau oral fluid test (OFT). Namun, tes ini tetap wajib melakukan tes konfirmasi di layanan kesehatan jika hasilnya positif (reaktif). Strategi ini dipandang efektif untuk menjangkau orang-orang yang sulit untuk datang ke layanan kesehatan dan juga memiliki resiko tinggi terhadap penularan HIV. Intervensi 95 pertama menjadi penting, karena sebagai pintu pertama dalam penanggulangan HIV.

“Prosedur CBS atau Tes HIV mandiri bisa didampingi atau pengawasan online melalui online atau Video Call, dengan syarat telah berpuasa selama 30 menit dan pengambilan cairan air liur dengan diusap alat tes seperti alat tes kehamilan dengan ditempelkan di gusi atas atau bawah,” tuturnya.

Baca Juga:Jelang Ramadhan, Kapolres Ciko Pastikan Jalur Mudik Lebaran 2023 AmanPelaku Curat, Curas dan Curanmor Digulung Polisi di Cikarang

Upaya CBS ini dikembangkan secara massif sejak akhir 2022 lalu. Dimana hingga saat ini pendekatan CBS ini masih mencari bentuk pendekatan yang paling efektif. CBS ini merupakan pendekatan berbasis komunitas, sehingga diperlukan pemahaman yang tepat. Baik dari komunitas yang bertugas sebagai pelaksana maupun komunitas yang menerima layanan CBS.

Hingga saat ini masih banyak masyarakat bahkan di kalangan komunitas sendiri yang belum mendapatkan informasi yang tepat terkait dengan CBS.

Oleh karena itu, dilakukannya pertemuan media briefing ini, sebagai upaya dalam menyebarkan kepada masyarakat umum dan juga kepada kelompok yang beresiko terkait dengan upaya deteksi dini HIV. (Jar)

0 Komentar