Carsadi menceritakan, saat alat berat masuk ke lokasi pembangunan, belum melibatkan warga setempat secara maksimal dan puncaknya hari ini warga mendatangi lokasi. “Saat pembebasan lahan untuk pembangunan pabrik, belum ada kompensasi. Padahal perusahaan lain, seperti PT Tanjung Jati, memberikan bantuan ambulans dan uang pembangunan masjid,” ceritanya. Dirinya mengharapkan, pihak perusahaan memberdayakan secara maksimal warga setempat, guna tercipta suasana yang kondusif. (crd)
Karena Ini, Pembangunan Pabrik Cat Di Pangenan Ramai Diprotes Warga
