“Kami juga bukan hanya mengawasi, namun kami ingin mengetahui dan mengenal lebih jauh seperti apa KKSA yaitu Koperasi Karyawan dari FajarPaper, dimana sudah sering kali kami mendengar bahwa KKSA selalu menjadi koperasi andalan dengan manajemen yang baik sehingga KKSA dapat menjadi contoh untuk koperasi lainnya. Banyak yang menganggap bahwa pinjaman lebih baik dilakukan dengan pihak luar koperasi atau bank yang tidak bertanggung jawab, dimana banyak pinjaman tanpa agunan dan cepat cair. Dengan percontohan KKSA kita dapat melihat bahwa lebih aman dan transparan jika melalui koperasi.” tambah Hj. Yuningsih juga selaku Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat.
Dede Solehudin, selaku Perwakilan Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat, mengatakan, di setiap lokasi pemerintahan selalu ada bagian pengawasan koperasi, dimana prinsipnya adalah dari dan untuk anggota dengan tujuan mensejahterakan anggotanya.
“Satu instrumen yang dapat menyatakan bahwa koperasi tersebut sehat adalah diadakannya secara rutin pemeriksaan kesehatan, dan saya bangga bahwa FajarPaper rutin melaksanakan dan memenuhi persyaratan tersebut,” ujarnya.
Baca Juga:Raker Komisi III, Dinkes Kota Cirebon Beberkan Inovasi Layanan BPJS KesehatanUNAS ‘Belajar’ Potensi Wisata dan Seni Budaya di DPRD kota Cirebon
Sayhuono Adji, selaku Perwakilan Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi menambahkan, KKSA melaksanakan seluruhnya dengan tepat waktu dengan support dari manajemen perusahaan, baik dari segi penilaian pemeriksaan kesehatan dan juga dengan adanya pemberdayaan masyarakat dan UMKM dari bidang katering juga wisma KKSA.
“Untuk itu, beberapa waktu yang lalu kami berikan piagam dan plakat penghargaan untuk KKSA pada Koperasi Award karena menjadi salah satu koperasi yang terbaik di Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.
Yustinus Kusumah, selaku Manajemen PT Fajar Surya Wisesa Tbk mengatakan, tahun 1993 Koperasinya baru terbentuk, dan sejalan dengan perkembangan yang ada kami merasa bahwa koperasi dapat berjalan dan berdiri sendiri dengan sehat namun tetap dengan pengawasan dan berada di lingkungan perusahaan, dimana kita melihat koperasi ini ada dan memberikan manfaat kepada karyawan FajarPaper yang berjumlah kurang lebih tiga ribu orang.
“Koperasi kami juga memiliki fasilitas dana simpan pinjam, dimana lebih aman daripada meminjam kepada oknum yang tidak jelas tentunya dengan bunga yang sama-sama bagus baik ketika kita menyimpan uang kita ataupun meminjam uang. Koperasi FajarPaper juga tersambung pada payroll kita, jadi karyawan tetap bisa mengontrol pinjaman mereka sesuai dengan kemampuan masing-masing. Oleh karena itu, perusahaan terus mendukung KKSA baik dengan kerjasama penyediaan suplemen dan vitamin untuk karyawan ataupun untuk kebutuhan sembako yang akan kami sumbangkan dalam kegiatan CSR perusahaan kami,” ucapnya.
