Terkait Kasus Penganiayaan dan Penculikan Dua Jurnalis Karawang
KARAWANG – Zaenal Mustopa salah seorang korban kasus penculikan dan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang akan buka laporan baru.
Foto simbolis perdamaian antara Junot dengan para pelaku yang beredar santer di medsos.
Hal itu disampaikan Zaenal Mustopa usai mendengar kabar Gusti Septa Gumilar alias Junot melakukan perdamaian dengan pelaku pengeroyokan dan penganiayaan yakni AAR CS.
Baca Juga:Bea Cukai Bekasi Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal13 Temuan âDosa Besarâ Pemkab Cirebon Dalam LHP BPK JabarÂ
“Terkait RJ (Restoratif justice) yang di lakukan oleh saudara Junot saya secara pribadi tidak terlibat dalam RJ tersebut,” ungkap Zaenal Mustopa. Ia kembali menegaskan bahwa Ia akan tetap konsisten sedari awal.
“Dari awal saya katakan, saya tak akan pernah mau mengakhiri kasus ini dengan perdamaian. Saya ingin kasus ini diselesaikan secara hukum, apapun itu hasilnya,” ujar Zaenal, saat dihubungi JP, Rabu, 21 Desember 2022.
Dikatakan Zaenal, dirinya tak terlibat dalam RJ dilakukan antara Junot dengan para terlapor. Dirinya tetap akan menuntut keadilan atas apa yang sudah dialaminya.
âIni negara hukum, jadi saya ingin permasalahan ini diselesaikan berdasarkan hukum juga. Negara ini mengutuk tindak kekerasan. Dan saya berharap, keadilan masih bisa didapatkan,” ucapnya.
Zaenal pun menyatakan, dirinya dalam waktu dekat akan membuka laporan di Polda Jabar terkait dugaan penculikan dan penganiayaan dilakukan oleh oknum pejabat itu bersama orang-orangnya.
“Dalam waktu dekat kami akan ke Polda Jabar membuka laporan terkait penculikan dan penganiayaan terhadap diri saya,” katanya.
Ia juga mengucapkan terimakasih kepada teman teman aktivis dan jurnalis serta keluarga yang sampai hari ini masih tetap berjuang dan mendukung terkait kasus penganiayaan yang dilakukan oleh oknum ASN di Karawang hingga mendapatkan kepastian hukum yang jelas.
Baca Juga:Kembali Digelar, Kopdar Perkuat Sinergi Pembangunan JabarMasjid Raya Al Jabbar Segera Diresmikan, Kapasitas 33.000 JemaahÂ
“Terimakasih kawan kawan saudaraku tetap semangat mendoakan saya untuk tetap berjuang mencari keadilan,” ucapnya.
Namun, Zaenal justru menyayangkan sikap dari Bupati Karawang Cellica Nurachadiana yang telah memposting salah seorang pelaku penganiayaan di akun IG miliknya saat sang pelaku di wisuda.
