FajarPaper Terima Penghargaan Industri Hijau 2022

FajarPaper Terima Penghargaan Industri Hijau 2022
0 Komentar

JAKARTA – PT Fajar Surya Wisesa Tbk (Fajar Paper), produsen kertas kemasan terkemuka yang merupakan anggota dari SCGP (Siam Cement Group Packaging) di Indonesia, menerima penghargaan pada acara Penghargaan Industri Hijau 2022 yang diselenggarakan di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta (25/11/2022) lalu.

Penyerahan Penghargaan Industri Hijau ini disampaikan oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia kepada sejumlah perusahaan melalui serangkaian evaluasi atas kinerja yang telah mereka lakukan terutama dalam penerapan prinsip industri hijau dalam proses produksinya.

Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika menyerahkan langsung Sertifikat dan Piala Penghargaan Industri Hijau kepada PT Fajar Surya Wisesa Tbk yang diwakili oleh Thomas Kosim sebagai perwakilan perusahaan.

Baca Juga:Usai Ungkap Kasus 372 dan 378, Kapolsek Cikarang Timur Kembalikan Mobil Kepada PemiliknyaPolsek Cikarang Timur Kembalikan Motor yang Sempat Digunakan Pelaku Curas Kepada Pemilik Sahnya

FajarPaper sebagai produsen kertas kemasan dengan kapasitas produksi 1.3 juta ton per tahun dan merupakan salah satu perusahaan yang menerapkan prinsip industri berkelanjutan dan ramah lingkungan (green industry), FajarPaper terus berkomitmen untuk melakukan perbaikan yang berkelanjutan, dengan cara mengoptimalkan mitigasi gas rumah kaca, meningkatkan efisiensi penggunaan air dan energi listrik, maupun efisiensi di dalam proses produksi lainnya.

Pada tahun 2021, FajarPaper telah memulai upaya untuk konservasi energi dengan menggunakan biogas sebagai salah satu energi terbarukan. Biogas didapat dari hasil samping pengolahan air sisa hasil produksi melalui sistem anaerobik.

Biogas digunakan sebagai bahan bakar unit pembangkit listrik, sehingga dapat mengurangi gas rumah kaca. FajarPaper juga mengoperasikan 2 unit Insinerator yang dapatmemproses sekitar 125 ribu ton sampah padat dalam setahun, serta menghasilkan uap panas sebesar 190 ribu ton yang selanjutnya digunakan untuk proses pengeringan kertas.

Proses yang telah terdaftar pada Clean Development Program (CDM) tersebut, mengurangi sekitar 45 ribu ton gas karbon dioksida dengan mencegah pembentukan gas metana dari pembakaran bahan bakar fosil.

Yustinus Y. Kusumah, selaku Direktur PT. Fajar Surya Wisesa Tbk. mengatakan, implementasi industri yang ramah lingkungan dalam kegiatan produksi FajarPaper merupakan tantangan sekaligus keuntungan kompetitif dalam perdagangan domestik dan ekspor yang menjadikan FajarPaper sebagai industri kertas yang berpedoman pada prinsip ramah lingkungan.

“Sebagai perusahaan yang menerapkan Industri hijau tersebut dalam proses produksi, kami mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan, sehingga mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

0 Komentar