Pemda Provinsi Jawa Barat Siapkan Subsidi BLT Pekerja Terdampak Resesi

Pemda Provinsi Jawa Barat Siapkan Subsidi BLT Pekerja Terdampak Resesi
0 Komentar

Begitu pula di Jabar, pertumbuhan ekonomi di kuartal III tahun ini hampir menyentuh 6 persen. Menurut Kang Emil, meningkatnya inflasi lebih karena dipengaruhi oleh harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Sedangkan harga sembako di pasar-pasar tradisional di Jabar masih terkendali.

“Jabar juga mewakili, kita tumbuh tertinggi di kuartal III hampir 6 persen pertumbuhan ekonominya. Inflasi tinggi lebih karena BBM, bukan sembako,” sebutnya.

Bela negara

Kang Emil berpesan kepada masyarakat yang tidak terdampak langsung resesi agar bela negara dengan sering berbelanja produk lokal dan UMKM. Hal ini agar pertumbuhan ekonomi dapat terus terjaga melalui tingginya daya beli masyarakat.

Baca Juga:Jabar – Pemerintah Pusat Teken Komitmen Pengelolaan Sampah CitarumKenaikan UMP dan UMK 2023 di Jabar, Wagub Silaturahmi dengan Perwakilan Serikat Buruh

“Saya mengajak warga Jabar yang tidak terdampak langsung oleh perdagangan global untuk bela negara dengan belanja produk lokal sebanyak-banyaknya dan piknik seluas-luasnya. Bagi yang terdampak nanti kita kasih subsidi BLT,” ujar Kang Emil.

Ia menyampaikan pula arah ekonomi Jabar tahun 2023 akan tetap fokus pada pembangunan infrastruktur dan penguatan UMKM.

“Tahun depan arah ekonomi Jabar tak ada perubahan, di antaranya tetapĀ  spending di infrastruktur, dan penguatan UMKM,” pungkas Kang Emil. (rls/hms)

0 Komentar