Touring Baksos, Forkopimda Jabar Pastikan Program Pemerintah Dirasakan Rakyat

Touring Baksos, Forkopimda Jabar Pastikan Program Pemerintah Dirasakan Rakyat
0 Komentar

“Kita sadari pasca-COVID-19 kita kekurangan banyak rumah sakit. Ke depan Karangnunggal akan jadi wilayah maju dengan bertambahnya fasilitas kesehatan,” kata Ridwan Kamil.

Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menuturkan, RSUD Karangnunggal akan dibangun di atas lahan seluas 4 hektare. Adapun biaya pembangunannya sebesar Rp250 miliar.

“4 hektare lebih, hitungannya kurang lebih kami membutuhkan Rp250 miliar,” kata Cecep.

Baca Juga:Kementerian PPPA Apresiasi Komitmen Pemprov Jabar Wujudkan Hak AnakFilm Horor ‘Pamali’ Dilaunching Sambil Kenalkan Budaya Jabar

Ia menuturkan, Kabupaten Tasikmalaya yang berpenduduk 1,5 juta jiwa membutuhkan setidaknya lima RSUD. Sedangkan saat ini baru ada satu RSUD di Singaparna. Hal ini membuat masyarakat di wilayah selatan Tasikmalaya harus menempuh jarak 75 kilometer dengan waktu tempuh 3,5 jam untuk menjangkau fasilitas kesehatan ke Singaparna.

“Harusnya Kabupaten Tasikmalaya punya lima RSUD sekarang baru satu. Kasihan warga harus menempuh 3,5 jam ke RSUD Singaparna,” ujarnya.

Pelabuhan Pelelangan Ikan Cimanuk Akan Dibangun LagiPembangunan Pelabuhan Pelelangan Ikan (PPI) Cimanuk di Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya yang sempat terhenti akan kembali dilanjutkan oleh Pemda Provinsi Jabar.

Demikian dikatakan Gubernur Ridwan Kamil saat bertemu dengan para nelayan yang tergabung dalam Rukun Nelayan Cimanuk. Pertemuan dengan nelayan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Touring Baksos Forkopimda Jabar.

“Pelabuhan Pelelangan Ikan Cimanuk di Cikalong akan kita bangun lagi,” ucap Ridwan Kamil.

Pembangunan PPI Cimanuk sudah dimulai sejak era Gubernur Jabar periode sebelumnya: Ahmad Heryawan. Namun dalam prosesnya pembangunan sempat terkendala dan baru mencapai tahap pembuatan breakwater.

“Nelayan ingin PPI dituntaskan yang sempat terhenti,” ujarnya.

Ridwan Kamil saat mendengarkan aspirasi mengungkapkan, para nelayan ingin aktivitas di PPI Cimanuk menggeliat agar perekonomian warga meningkat. Pantai selatan Jabar sendiri memiliki potensi ikan yang sangat besar.

Baca Juga:Istri Kang Emil Raih Gelar Doktor Ilmu Komunikasi dengan Predikat “Cum Laude”Antisipasi Hujan Ekstrem, Gubernur Jabar Minta BPBD Siaga Satu

Adapun jumlah nelayan yang masih aktif di wilayah pantai selatan Tasikmalaya saat ini tercatat ada 1.500 orang.

Usai mendengarkan aspirasi nelayan, Gubernur dan rombongan Forkopimda kemudian beristirahat di obyek wisata Karangtawulan yang tak jauh dari PPI Cimanuk. Sambil melepas lelah di bibir pantai yang menghadap ke Samudera Hindia itu, Gubernur kembali memberikan paket sembako kepada masyarakat sekitar.

0 Komentar