Pemdes Astanamukti & LSM KOMPAK Adukan PT. Trimitra ke DPRD

Pemdes Astanamukti & LSM KOMPAK Adukan PT. Trimitra ke DPRD
0 Komentar

“Kita hormati kesepakatan yang sudah berjalan. Tapi perlu juga terbuka, berapa lama masa kontraknya. Setelah berakhir, akan seperti apa? Ada tidak peluang bagi warga lokal,” imbuhnya. Pihaknya memastikan akan mendelegasikan Komisi II, untuk menindaklanjuti pengaduan ini.

Sementara itu, Sekjen Kompak, Dedy Chan menjelaskan, pihaknya sebagai pribumi sudah melakukan berbagai upaya mengajukan surat pengajuan untuk bisa ikut serta mengelola limbah. Mengingat, pihaknya sudah mendapat rekomendasi dari pemdes. “Tapi, sampai sekarang belum terealisasi. Alasannya karena mereka sudah berkontrak dengan KSP yang dari Karawang itu,” tandasnya.

Sementara itu, Kaur Perencanaan Pemdes Astanamukti, Agus mengaku pihak desa sudah difitnah Pasalnya Trimitra mengklaim sudah mengeluarkan CSR-nya mengatasnamakan pemdes. Nyatanya, tidak pernah dilakukan. “Kami tersinggung. Karena mereka sudah mengatasnamakan Pemdes menerima CSR. 

Baca Juga:Jababeka Gandeng Kemitraan Bangun Ekosistem Silicon Valley Bagi StartupNyalip Dari Kiri, Warga Gembongan Tewas Terlindas Truk di Pantura Gebang 

Kami tidak pernah menerima kontribusi apapun dari perusahaan. Kami minta DPRD menegurnya, ungkapnya. Hal senada disampaikan Kuwu Astanamukti, Asep. Ia mempertegas yang dimaksud pihak desa itu siapa? Dan BUMDes yang mana? “Karena BUMDes sendiri baru disahkan 4 bulan lalu. Sementara saya sendiri, belum lama dilantik menjadi kuwu,” pungkasnya.

Ketua DPP LSM KOMPAK Cirebon Sudarto menegaskan perjuangan yang digelar oleh anggotanya dan Pihak Pemdes bukan tanpa alasan, melainkan untuk alasan sosial yang mulia. “Kalau dari Pihak Trimitra Mengasihkan Pengelolahan Limbah Nya Ke Kami Warga Lokal Hasil Pengelolahan Limbahnya pun Sebagian Besar untuk Kepentingan Kesejahteraan Masyarakat Setempat. Insya Allah, Tujuan Mulia Kita Untuk Menyantuni Orang Miskin, Untuk Menyantuni Jompo, Untuk Menyantuni Anak Yatim dan Menyekolahkan Mereka,” terangnya.

Darto juga menjelaskan kondisi musholla di Setiap Blok khusus Desa Astanamukti kurang perhatian. Untuk itu pihaknya akan Membenahi Musholla yang rusak tersebut bilamana kerjasama yang sedang diusung ini gol.

Diberitakan sebelumnya, jawaban PT Trimitra atas aksi yang digelar Pemdes Astanamukti dan LSM Kompak yakni pihaknya meminta waktu satu minggu guna melaporkan adanya aspirasi ini ke PT Trimitra di kantor pusat di Karawang. Namun hingga hari ini jawaban dan keputusan yang ditunggu tak kunjung didapatkan. (crd/jay) 

0 Komentar