Peradi Cirebon Bedah Progres Dan Program Kerja

Peradi Cirebon Bedah Progres Dan Program Kerja
0 Komentar

CIREBON – Ratusan advokat menghadiri acara halal bihalal dan rapat anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Cabang Cirebon, Sabtu (28/5/2022), di Hotel Prima, Kota Cirebon. Acara rapat anggota tersebut mengangkat tema “sinergitas anggota sebagai upaya menegakkan kesatuan organisasi advokat yang kuat dan mandiri”.

Peradi Cirebon Bedah Progres Dan Program KerjaHALAL BIHALAL & RAPAT KERJA PERADI CIREBON

Dari pantuan redaksi JP, pelaksanaan acara berjalan hidmat, lancar, serta memenuhi kuorum. Tampak beberapa tamu undangan dan senior advokat yang mengabdikan hidupnya untuk profesi ini. Diantara mereka juga ada yang dianugrahi penghargaan sebagai ungkapan tanda jasa dan penghabdian.

Ketua Peradi Cabang Cirebon Ugi Hikmat Sugia, S.H dalam konferensi pers usai rapat mengatakan, bahwa pelaksanaan rapat anggota dan halal bihalal ini sempat tertunda dikarenakan adanya pandemi covid-19 dan berbagai kondisi lainnya, sehingga baru terlaksana hari ini.

Baca Juga:Jawa Barat Tindaklanjuti Penjajakan PLTB dengan Investor InggrisPasca Digerebek Polisi, Geng Motor GBR Karangwangun – Babakan Bubar

“Beberapa capaian kepengurusan Peradi Cirebon periode ini antara lain, kami sudah memberikan pelayanan yang terbaik untuk anggota yang berjumlah sekitar 300 orang atau lebih tepatnya 294 orang, mewujudkan akreditasi dengan mendapatkan grade A, itu artinya kesiapan Peradi Cirebon diakui di tingkat nasional,” ujarnya.  

Tak hanya itu, ada juga capaian di bidang peningkatan eksistensi dan peningkatan kapasitas anggota, upaya membangun sekretariat DPC Peradi Cirebon, pembuatan website, akun medsos resmi Peradi dan banyak lagi terobosan-terobosan penting lainnya. 

Sementara itu, menyikapi polemik ‘kubu-kubuan’ di level nasional, Pak Ugi, begitu dia akrab disapa mengatakan bahwa polemik tersebut tidak ber-efek secara langsung ke daerah. “Terbukti, sampai hari ini, tidak ada anggota kami yang ditolak oleh kepolisian atau kejaksaan karena polemik itu. Dan harapan kami mudah-mudahan polemik tersebut cepat selesai,” ungkap Ketua Peradi Cirebon.

Masih dalam acara konpers, Sekretaris DPC Peradi Cirebon Rusdianto, S.H., M.H menegaskan bahwa adanya polemik di tingkat pusat juga terbentuknya Peradi Cabang Sumber (Kab Cirebon), merupakan bagian dari dinamika organisasi dan jangan sampai para advokat membuang energi terlalu banyak disitu.

“Kami melihat itu sebagai dinamika organisasi. Sepanjang memberi masukan positif bagi anggota, sepanjang masih pada alurnya, silahkan saja. Tugas kita ke depan masih panjang, terutama dalam hal meningkatkan kapasitas, kapabilitas dan kompetensi publik. Jangan sampai karena adanya polemik ini justru yang dikorbankan adalah pencari keadilan (masyarakat),” tegasnya. Tak lupa, Kang Rusdi juga meminta masukan dari masyarakat yang bersentuhan langsung dengan advokat guna menjaga marwah organisasi. 

0 Komentar