Isu Hepatitis Akut, Direktur RSUD Waled Tegaskan PHBS

Isu Hepatitis Akut, Direktur RSUD Waled Tegaskan PHBS
0 Komentar

Ia mengimbau kepada masyarakat agar dapat menerapkan pola hidup sehat dan bersih. Karena penularan hepatitis akut ini melalui makanan dan lebih banyak menyerang anak-anak usia 16 tahun ke bawah. “Makanya harus diwaspadai di tingkat sekolah, terutama makanan yang dijajakan di sekolah-sekolah,” tandasnya. 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menyebarkan surat kewaspadaan dini ke seluruh Puskesmas dan rumah sakit yang ada di Kabupaten Cirebon, menyusul ditemukannya kasus hepatitis akut misterius yang mengancam kesehatan anak baru lahir sampai 16 tahun. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu antisipasi yang harus dilakukan untuk mencegah potensi ancaman hepatitis akut tersebut.

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, dr Hj Neneng Hasanah melalui Kasi Surveilance dan Imunisasi Dendi Hamdi, menyampaikan, pihaknya juga baru saja melaksanakan zoom meeting dengan Kemenkes RI terkait antisipasi yang harus dilakukan di daerah.

Baca Juga:Wagub Jabar Instruksikan OPD Segera Tindaklanjuti Hasil Pemeriksaan BPKRidwan Kamil Lakukan Kunjungan Kerja ke Eropa Temui Sejumlah Investor

 “Sejauh ini di Kabupaten Cirebon belum ditemukan kasusnya,” ujar Dendi, Senin (9/5/2022). Menurut Dendi, hal lain yang perlu ditekankan kepada masyarakat adalah terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sehingga bisa menurunkan potensi penyebaran kasus hepatitis akut dan berat tersebut. (red/adv)

0 Komentar