Pakan tersebut adalah bunga-bunga yang tumbuh di sekitar kandang lebah. Petani lebah madu bisa menanam tanaman yang bisa berbunga setiap saat. Sehingga pakan lebah-lebah bisa terus terjaga. Salah satunya adalah Tanaman Air Mata Pengantin yang memang bisa berbunga sepanjang musim.
“AMP [Air Mata Pengantin] itu salah satu makanan pokok lebah, makanya harus ditanam,” jelas Epi.
Selain itu, tanaman buah juga harus tersedia di sekitar kandang lebah. Fungsinya adalah untuk menyediakan getah bagi para lebah untuk membuat perekat sarang. Setelah itu terpenuhi, maka petani bisa melakukan perawatan bunga-bunga tersebut dan biarkan para lebah bekerja menghasilkan madu dengan nyaman.
Baca Juga:Wagub Jabar: Bangun Desa Kolaborasikan Dengan Program ProvinsiPlt Bupati Bekasi Tinjau Jaling di Wanasari
“Tinggal rawat tanamannya, maka biarkan lebah yang bekerja menghasilkan madu,” tuturnya.
Soal pemasaran, menurut Epi, penyuluh dan offtaker sangat siap menerima hasil madu yang dihasilkan. “Jangan khawatir, untuk penjualan kita ada penyuluh dan juga offtaker yang akan membeli madu-madu tersebut,” ucapnya.
Bisnis yang Menjanjikan
Sementara itu, petani lebah madu asal Kabupaten Pangandaran, Supardi, berbagi kisah soal pengalaman membudidayakan lebah madu.
Supardi menuturkan, sebelum memulai budi daya lebah madu, ia berjualan kaki lima di Jakarta. Namun setelah mengalami beragam persoalan, ia memutuskan untuk kembali ke kampung halaman dan memulai budi daya lebah madu.
“Mulai budi daya lebah itu bisa dikatakan sebagai pengganti, suruh latihan dari Dishut yang kebetulan peserta aslinya tidak bisa berangkat, akhirnya kita yang diminta untuk ikut latihan,” ucap Supardi.
Ada banyak informasi soal lebah madu yang baru Supardi ketahui. Dari pelatihan itu juga, ia mengambil satu kesimpulan bahwa membudidayakan lebah madu tidak sesulit dan serumit budi daya komoditas ternak lainnya.
“Di judul itu pelatihan budi daya lebah tanpa sengat, tidak ngerti, rata-rata lebah itu menyengat. Kita awalnya tidak ada minat, tapi di pelatihan itu ada kata-kata jika dibandingkan dengan budi daya ternak lainnya ini lebih sederhana,” jelas Supardi.
Baca Juga:Tahun Ini, Pemkab Bekasi Bakal Bangun 2500 RutilahuPlt. Bupati Bekasi Lantik 151 P3K Jabatan Fungsional Guru
Setelah pulang dari tempat pelatihan itu, Supardi baru menyadari bahwa banyak lebah yang menghasilkan madu berlimpah di sekitar rumahnya. Ia kemudian masuk ke hutan-hutan di sekeliling desanya untuk menangkap lebah jenis Leacivep.
