Ridwan Kamil: Alun-alun Kota Bekasi Sebagai Kado Kasih Sayang

Ridwan Kamil: Alun-alun Kota Bekasi Sebagai Kado Kasih Sayang
0 Komentar

KOTA BEKASI – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Alun-alun Kota Bekasi, Senin (21/2/2022). Setelah direnovasi, Alun-alun Kota Bekasi kini terlihat lebih indah, rapi, dan bersih.

Menurut Ridwan Kamil, kehadiran Alun-alun ini menjadi bukti kasih sayang Pemda Provinsi Jawa Barat kepada warga Kota Bekasi. Ia juga mencurahkan beberapa ide coretan pada desain alun-alun ini.

Salah satu contoh adalah hiasan payung raksasa lengkap dengan tulisan Alun-alun Kota Bekasi. Selain itu, di bawah payung raksasa tersebut terdapat beberapa bangku yang bisa digunakan masyarakat untuk duduk.

Baca Juga:Arahan Ridwan Kamil ke Bupati/Wali Kota: Displin Prokes hingga Percepat VaksinasiKebakaran Ponpes Di Karawang, Delapan Santri Tewas

“Pak Gubernur sayang sama warga Bekasi. Lewat komunikasi, setelah mengetahui maunya warga seperti apa, kemudian dikasih catatan-catatan dan optimalisasi,” kata Ridwan Kamil.

“Selain alun-alun, kesehatan warga juga ada bantuan dari kami sebesar Rp60 miliar. Walau mungkin  belum ideal, tapi insyaallah terus ditambahi,” imbuhnya.

Ridwan Kamil berharap alun-alun ini bisa dimanfaatkan warga Kota Bekasi untuk refreshing, hingga berinteraksi satu dengan yang lain, sehingga kebahagiaan masyarakat Kota Bekasi bisa meningkat.

Hal ini sejalan dengan slogan Jabar Juara Lahir Batin karena selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Pemda Provinsi Jabar juga memberikan perhatian pada kesehatan mental masyarakat.

“Ini penting sekali, dalam Jabar juara lahir batin, ekonomi difasilitasi, dibangun 10 jalan tol, termasuk Becakayu (Bekasi-Cawang- Kampung Melayu). Namun urusan kebahagiaan juga harus dianggarkan,” kata pria yang kerap disapa Kang Emil.

Kang Emil pun menitipkan pesan kepada seluruh warga Kota Bekasi untuk menjaga dengan baik fasilitas publik ini. Misalnya dengan tidak membuang sampah dalam bentuk apapun secara sembarangan.

Selain itu, Kang Emil juga menitipkan pesan kepada Pemda Kota Bekasi untuk mengatur para pedagang yang ada di sekitar alun-alun, sehingga baik pengunjung, maupun pedagang bisa merasakan manfaat yang sama.

Baca Juga:Bareskrim Bakal Tandang ke Cirebon, Cek Kasus Pelapor Kasus Korupsi Jadi TersangkaSekda Hadiri Rapat Virtual Koordinasi Persiapan Penilaian Mandiri Penerapan Sistem Merit

“Untuk kuliner, saya dengar orang Bekasi senang makan. Jadi tinggal diatur zonasinya. Kota ini kan kota untuk semua. Dari apapun agamanya, tingkat ekonominya semua harus bahagia datang ke sini. Cuma di negara kita, bangsa kita ini kalau enggak diatur suka menafsirkan sendiri, di situlah asal kesemrawutan,” jelasnya.

0 Komentar