CIREBON – Gaya hidup metropolis rupanya sudah mulai merasuki kawasan Cirebon Timur. Hal itu ditandai dengan adanya sebuah tempat karaoke di Kecamatan Ciledug, Kab Cirebon, yang menjual miras berkadar alkohol rendah hingga tinggi.
AWALNYA DANGDINGDONG KARAOKE FAMILY, NAMUN SEKARANG BERUBAH FUNGSI.
Tak hanya itu, karaoke tersebut juga menyediakan belasan Pemandu Lagu (PL) alias Ladies Companion (LC) untuk menemani para tamu. Fakta ini berhasil terbongkar redaksi JP melalui investigasi khusus ke lokasi Karaoke bernama Dangdingdong yang ada di dalam Gedung Apita Village – Ciledug, Kab Cirebon.
Sebelumnya, JP menerima sejumlah laporan dari pembaca yang mengaku risih dengan adanya bisnis yang dicap bisa merusak moral tersebut. Mengingat pada awal berdirinya tahun 2021 lalu, karaoke di Apita Village itu bertitel karaoke keluarga (Family Karaoke) yang artinya tidak menjual miras dan menyediakan PL. Kala itu, Manager Dangdingdong bernama Fuji dan kini digantikan Allan.
Baca Juga:Pria Tanpa Identitas Tewas Terserempet KA Di Losari – CirebonKapolri Tinjau Vaksinasi Masal di Bekasi
Investigasi dilakukan malam hari, baru-baru ini. Tiba di lokasi, tim langsung ditawari harga paket karaoke dari rentang harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Hampir semua paket karaoke menyediakan miras. Untuk harga paket termurah yakni di kisaran Rp 370 ribu, tamu karaoke hanya dapat fasilitas karaoke dua jam dan bir saja, tanpa PL. Makin tinggi harganya, makin banyak pula fasilitas yang bisa dinikmati. Begitu pula jenis minuman yang didapatkan, pastinya dengan kadar alkohol lebih tinggi alias miras berkelas, dan pastinya ditemani pemandu lagu.
Salah seorang karyawan/marketing karaoke Dangdingdong juga menunjukkan sejumlah room yang ukurannya bervariasi, dari small, medium, large, hingga VIP. Keberadaan room-room karaoke tersebut berada di lantai II dan Lantai III Dangdingdong. “Kita juga ada room karaoke di bawah yang ada kamar mandi dalamnya. Biar praktis maksudnya. Itu masuknya yang room VIP,” ujarnya mengarahkan. “Kita buka dari jam 5 sampai jam 2 dini hari. Tarif karaoke saat week end dan week day (hari kerja) juga beda,” imbuhnya.
Dan benar saja, sekitar pukul 22:00, di lantai bawah sudah nongkrong wanita-wanita berpakaian minim yang siap menemani tamu. Mereka duduk-duduk santai di sofa sambil menunggu para tamu yang datang. Sebagian PL lainnya sedang ‘bertugas’ menemani tamu di dalam room. Terdengar musik samar-samar dari dalam room yang berisi tamu di lantai II. Sedangkan di lantai III, saat itu konsidinya masih kosong melompong.
