
Camat Argapura – Kab Majalengka (Wawan Kurniawan)
Menurut Camat Argapura, dua masalah yang tidak bisa dipisahkan adalah air dan sampah. Itulah yang menjadi niatannya tandang ke Desa Sumbakeling untuk belajar. Bahkan Pak Camat yang dikenal visioner ini sudah melakukan analisa langsung dengan bertanya kepada sejumlah warga terkait pemanfaatan sampah yang diolah menjadi pupuk organik ini.
“Selama ini sampah bukan diolah melainkan hanya dipindahkan. Bahkan ketika dibakar pun akan timbul masalah lain,” tandasnya. Ia juga sudah mengundang pihak kelurahan, petani, dan warga bahkan mengumpulkan satu desa beserta perangkat terkait, LPM, tokoh masyarakat di Argapura, untuk menyampaikan info Pupuk dari Sumbakeling ini.
Di sisi birokrasi, ia juga menegaskan akan memfollow up inovasi ini kepada para pihak terkait baik Bupati, Wakil Bupati Majalengka, Anggota DPRD, bahkan pada Selasa besok pihaknya akan menggelar rapat bersama empat SKPD guna membahas kabar gembira ini.
Baca Juga:Kapolres Metro Bekasi Patroli Bersepeda Sambil Tinjau Vaksinasi AnakUang Kripto Wajib Dilaporkan di SPT Tahunan
“Pengolahan sampah menjadi pupuk untuk diterapkan di Majalengka saya sudah ngobrol dengan beberapa anggota dewan. Bahkan pak Wabup sudah menantang saya tentang ini. Dan hari Selasa besok saya undang Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Disperindag, Dinas Ketahanan Pangan, untuk membahas masalah sampah dan program ini,” ulasnya.

Sekcam Pancalang – Kab Kuningan (Iman Firmansyah)
Hadir mewakili Camat Pancalang, Iman Firmansyah menyampaikan apresiasi setinggi tingginya kepada Kang Eem sebagai Inisiator dari program ini. Menurutnya metode pupuk organik ini tidak hanya bisa dikembangkan di Sumbakeling saja melainkan bisa diterapkan hingga ke provinsi bahkan tingkat nasional. Pihaknya juga berjanji akan memberikan sosialisasi ke desa-desa lain di Kecamatan Pancalang.
“Semoga desa lain bisa ikut mengaplikasikan. Tidak hanya di bidang sampah yang diolah jadi pupuk saja, tetapi ada juga produk lokal yang bisa dikembangkan. Ia juga mengaku sangat terkesan dengan adanya kedatangan tamu dari daerah lain karena tertarik dengan inovasi yang ada di Sumbakeling. “Kalau daerah lain saja semangat mengapa kita tidak semangat. Dengan semangat saya yakin Pancalang akan lebih maju lagi,” tandasnya.
