“Begitu juga dengan peredaran HP, dalam masa pandemi kunjungan sudah tidak ada. Jangan pernah beranggapan sepele, yang jadi persoalan HP tersebut akan disalahgunakan oleh WBP dengan melakukan pelanggaran pidana baik narkoba, judi, penipuan, dan sebagainya,” tambahnya.
Very juga meminta kepada para petugas lapas untuk berusaha dan selalu mensyukuri apa yang sudah kita peroleh. “Selalu hargai dan ingat perjuangan serta do’a keluarga, terutama doa orang tua kita ketika berjuang ingin masuk Pegawai Negeri. Jangan terlena dengan hal kecil yang akan membuat masa depan menjadi rusak,” imbuhnya.
“Harus selalu waspada kepada WBP Indikasi “nyaru”. Yaitu, tampang penampilan baik tapi berani kepada pegawai dengan banyak permintaan,” tukas Very.
Baca Juga:Velline Chu, Penyanyi Asal Losari Cirebon Ditangkap Polisi Karena NarkobaNgatiyana, Plt. Walikota Cimahi Hadiri Perayaan Natal SMA/SMK
Tak lepas ia mengingatkan kepada jajaran Binadik mengenai surat masuk petikan putusan Mahkamah Agung, begitu juga Kasubsi Registrasi segera koordinasikan dengan bagian KPLP pada kasus narkoba yang sampai dengan tahap Kasasi, dimohon untuk diteliti lebih dalam lagi. Apabila sudah inkrah, segera langsung untuk dipindahkan dari Lapas Kelas IIA Cikarang.
Termasuk memiliki prinsip kehati-hatian dalam proses pengeluaran Warga Binaan, selalu berdasarkan dengan aturan yang ada. Dalam pelaksanaan Sidang TPP selalu teliti dan dipastikan betul-betul.
“Masuk WBP wanita yang sedang hamil 8 bulan dan sudah diputus selama 1 tahun, dihimbau kepada petugas kesehatan selalu melakukan pemeriksanaan kandungannya, dan dijaga betul. Segera dibuatkan jadwal kontrol Mapenaling oleh pejabat struktural dan perawat. Ditetapkan area berkumpulnya tahanan baru untuk penyampaian tupoksi masing-masing pejabat,” katanya.
“Segera Kasubsi Registrasi untuk mengecek kembali seluruh WBP yang pidana selama 5-10 tahun ke atas agar dimasukkan ke daftar untuk dipindahkan. Aktifitas kehumasan untuk tetap dibuatkan juga laporan harian,” sambungnya.
Diketahui pada Tahun 2021 Lapas Kelas IIA Cikarang sudah melewati bersama perjuangan untuk menggapai WBBM, akan tetapi belum ditakdirkan untuk mencapai predikat tersebut dengan berbagai macam pertimbangan, penilaian, dan lainnya. Jangan berkecil hati dengan kondisi seperti ini.
“Kegagalan awal dari kesuksesan. Tidak kendor, bangkit kembali, melakukan semangat baru lagi. Loyalitas dan integritas dalam berjuang menggapai predikat WBBM di Tahun 2022,” tegas Very.
