Pembangunan Pasar Losari Kidul Mangkrak! Tersiar Kabar Duit Miliaran Rupiah Dibawa Kabur

Pembangunan Pasar Losari Kidul Mangkrak! Tersiar Kabar Duit Miliaran Rupiah Dibawa Kabur
0 Komentar

CIREBON – Akhir tahun 2021 kawasan Cirebon Timur kembali dihebohkan dengan berita pembangunan yang mangkrak, salah satunya yakni Pembangunan Modern Pasar Losari Kidul, Di Desa Losari Kidul, Kec Losari, Kab Cirebon. Terkait info ini, Tim JP sudah melakukan investigasi dan menemui beberapa Narsum guna mencari tahu kebenaran kabar tersebut.

Pembangunan Pasar Losari Kidul Mangkrak! Tersiar Kabar Duit Miliaran Rupiah Dibawa KaburPASAR LOSARI KIDUL NIHIL AKTIVITAS PEMBANGUNAN

Awalnya, JP mendatangi lokasi pembangunan pasar, Selasa (7/12/2021), namun di sana tidak ada aktivitas pembangunan. Yang ada hanya ada satu orang penjaga di Pos jaga, tepatnya di areal pintu masuk pasar di pinggir Jalur pantura Losari. “Langsung saja ke Ruko atau ke Balai Desa Losari Kidul mas, lagi pada kumpul,” ujar petugas jaga tersebut. Kemudian JP menuju Kantor Pemasaran yakni Kantor PT. Dwi Karya Primajaya, namun karyawan di sana mengarahkan agar langsung ke balai desa karena pertemuan yang dimaksud digelar di balai Desa Losari Kidul. 

Tiba di Kantor Desa Losari Lor, seorang pegawai membenarkan bahwa sedang ada pertemuan antara pihak PT Dwikarya Primajaya dan Kuwu Losari Kidul, Ghofar Ismail namun sifatnya intern sehingga tidak bisa dipantau langsung oleh media. Di sana JP menunggu sekitar satu jam, namun pertemuan kedua belah pihak tersebut tak kunjung usai. Lalu tak lama JP menemui salah seorang narsum yakni Udin, guna mempertanyakan informasi yang diketahuinya terkait mangkraknya pembangunan pasar tersebut.  Tim JP akhirnya menemui narsum tersebut di rumahnya sambil menunggu selesainya pertemuan Kuwu dan Pihak PT.

Baca Juga:Ridwan Kamil: Pileuleuyan Mang OdedHendak Khutbah Shalat Jumat, Walikota Bandung Wafat

Namun begitu usai menemui narsum (Udin) dan kembali ke Kantor desa, baik Kuwu Losari Kidul maupun perwakilan pihak PT Dwikarya Primajaya yang dipimpin Direktur Agustinus Melhan ini, sudah tidak ada di sana. Padahal sedianya, JP hendak melakukan konfirmasi terkait kabar yang ramai beredar ini.  “Sudah pergi pak, sekitar setengah jam yang lalu, tadi sama orang PT juga. Padahal tadi bapak nunggu lama ya di depan,” ujar salah seorang pegawai di bagian penerimaan tamu pemdes setempat.

Sementara itu, Udin, salah satu Narsum yang rumahnya tak jauh dari Kantor Desa Losari Kidul mengatakan, mangkraknya pembangunan pasar Losari Kidul selama hampir 3 minggu ini karena diduga uang sebesar Rp 4 miliar dibawa kabur oleh pihak PT. Lalu mengapa tidak ada gejolak dari para pedagang, tanya JP? Kemudian dengan tanggap dia menjawab bahwa masalah tersebut belum diketahui oleh para pedagang. 

0 Komentar