H
Halus = liat ‘Alus‘.
J
Jazz = Pakai reverb tipe room & predelay 60ms.Jumping = Out of phase.
K
Kaleng = Mid-hi kebanyakan.Karaoke = Vokal lebih besar levelnya dari musik dan nggak kawin EQ-nya.Kasar = Dynamic / sibilance nggak terkontrol.Kawin = EQ-nya matching antara instrument (kick cinta bass cinta vocal, gitar cinta vocal cinta snare, hi hat cinta acc gtr).Kayu = 300-400Hz.Kebuka = 8KHz keatas nggak roll-off.Kecekek = Over compressed.Kecrek = Treble.Kelancipan = Kebanyakan 4000-5000Hz.Keluar = 1khz-5khz-nya rada over.Kembung = Kebanyakan mid lo (200Hz).Kempes = Low / mid low kurang.Kering = Kurang reverb / low-nya sempit (kena HPF).Ketumpulan = Kurang di 4000-5000Hz.Kotak = Kick yang belum di cut di 200hz – 400hz.Kremek = 3000Hz kebanyakan.Kuping udah tumpul = Kuping kena burn-out di 4000-5000Hz.
L
Lambat = Transient pelan / slow attack.Lawas = Sangat dynamic / liar.Lebar = Extended sub dan hi.Legit = Overall sound mix-nya pas, cakep, reverb tail pas.Lepas = Minimal or no compression.
M
Baca Juga:Tak Hanya Perkosa 13 Santri, Oknum Guru HW Juga Selewengkan Dana PonpesPemprov Jabar Pastikan Perlindungan & Pendampingan Santriwati Korban Pemerkosaan
Mati = Nggak keluar tone-nya.Melentung = Snare yang over freq di 800hz – 1khz.Mendem = Mid kurang.Mengkilap = Cymbals crash mahal atau senar gtr akustik.Modern = Sangat ke-compress.
N
Ngegulung = Low-nya banyak yg bocor ke reverb.Ngejeblug = Sub-nya terlalu lebar, lepas, dan nggak tight.Ngejedag = Sub-nya tight dan transient-nya gesit.Ngejembret = Spitty / Hi-nya liar atau kasar.Nggak kawin = EQ-nya nggak matching.Nggak keluar = 1K-5K kurang / ketahan.Ngincrah = Hi transient bagus.Ngincrang = lihat ‘Ngincrah‘.Noid = Crowded / kacau.
