Mucul Tudingan Korupsi BLT Jelang Pilwu Dompyong Kulon, Begini Jawaban Abdul Halim

Mucul Tudingan Korupsi BLT Jelang Pilwu Dompyong Kulon, Begini Jawaban Abdul Halim
0 Komentar

Ditanya terkait alur pelaporan ketika ditemukan adanya pelanggaran, Abdul Halim yang sudah satu periode menjabat sebagai kuwu Dompyong Kulon juga menjelaskan bahwa hal itu menjadi ranah Inspektorat Kabupaten Cirebon untuk memeriksa. “Alurnya bukan ke Polisi dulu, tapi kita diperiksa oleh Inspektorat dulu, nanti akhir tahun. Dan ada jadwalnya. Kalau masyarakat menduga ada korupsi harusnya lapor ke inspektorat dulu,” katanya.

Sementara itu, Wahyadi ST. MM, selaku Perwakilan LBH Cirebon Raya menjelaskan pihaknya menjadi Tim Advokasi dalam Pilwu untuk Calon Nomor 2. “Memang harusnya dari inspektorat dulu karena ini urusan kedinasan. Inspektorat nanti yang akan memutuskan, jika ada pelanggaran maka akan naik ke kepolisian dan kejaksaan. Tapi kalau ini tidak benar, maka bisa menjadi sebuah pencemaran nama baik, atau fitnah, atau berita hoax,” tandas Wahyadi.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya desa yang menyelenggarakan Pilwu agar bijaksana dalam bermedsos. “Untuk masyarakat agar lebih hati-hati lagi bermain medsos, karena nanti berdampak pada hukum, karena mengupload sesuatu itu berkaitan dengan UU ITE. Dan saya memohon kepada para calon kuwu untuk memberikan informasi juga edukasi mengenai UU ITE ini, tujuannya agar masyarakat tahu dan tidak terjerat UU ITE dikemudian hari. Karena hukumannya lumayan, maksimal 4 tahun dan atau denda Rp 1 miliar,” ucapnya. 

Baca Juga:Asyik, Pelabuhan Patimban Subang Segera Tersambung Jalan Tol dan Jalur KeretaDankodiklatad Dampingi Wakasad Tinjau Latihan Puncak Antar Kecabangan BTP 13 Kartika Yudha

Terkait masalah yang menimpa mitranya yakni Kuwu Abdul Halim, Wahyadi menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengumpulkan bukti untuk dilaporkan ke ranah hukum. “Kita sudah tindaklanjuti bersama tim. Soal waktunya mungkin setelah Pilwu selesai, biar situasinya kondusif untuk memasukan data-data itu ke ranah hukum, salah satunya bukti screen shoot foto dan komentar-komentar pada postingan tersebut,” papar Wahyadi.

Diakhir wawncara, keduanya mengimbau agar masyarakat bisa menjaga keamanan dalam perhelatan Pilwu Serentak 2021 ini agar berlangsung aman dan kondusif. “Jagalah keamanan dalam pilwu supaya aman dan tertib. Saya yakin masyarakat Desa Dompyong Kulon semuanya pada cerdas,” pungkas Abdul Halim. Untuk diketahui Pilwu di Desa Dompyong Kulon diikuti oleh tiga calon, yakni: Nomor (1) Mansyur S, Nomor (2) Abdul Halim, dan Nomor (3) Khumaidi.

0 Komentar