TERCIPTANYA sebuah lagu dari tangan-tangan hasil buah pikiran musisi memiliki ketentuan. Dalam tiap-tiap lagu telah ada susunan agar setiap lagu yang dihasilkan mempunyai prestige sendiri. Susunan lagu ini tidak selamanya ada dalam tiap-tiap lagu. Sebagian Band bahkan juga mempunyai ciri khas dalam menggodok susunan lagu mereka.
Berikut adalah bagian – bagian yang ada dalam sebuah lagu yang tentunya sering kita tau seperti reff, verse, interlude, dan lainnya. Banyak yang keliru atau bahkan belum terlalu memahami part-part dalam sebuah lagu. Untuk itu pada rubrik weekend JP kali ini bakal dikupas satu persatu. yuk, Lanjut!
1. Intro/Introduction
Intro adalah awal dari sebuah lagu yang merupakan pengantar lagu tersebut. Intro juga berfungsi memberikan waktu untuk penyanyi dan pendengar mempersiapkan diri sebelum lagu benar-benar dimainkan. Biasanya musik pengisi intro bisa berupa musik instrumental atau suara vokal yang nadanya diambil dari reff lagu. Namun ada juga yang membuat nada intro sendiri yang berbeda dengan nada ditengah lagu. Intro juga terbagi menjadi Intro awal, Intro tengah dan Intro akhir. Intro awal terletak di awal lagu. Intro tengah biasanya diletakkan setelah Reff/Chorus dan Intro akhir pada Coda/Ending.
2.Verse
Baca Juga:Mendikbud Buka “The 8th Tel-U Literacy Event 2021”WEST JAVA INDUSTRIAL MEETING 2021 Jabar Bangun Pusat Bahan Baku bagi Industri Kecil – UMKM
Bisa disebut juga bait. Verse adalah pengantar sebuah lagu sebelum lagu masuk ke bagian Chorus. Verse sering disebut bagian “basa-basi” dari sebuah lagu. Sebuah lagu yang baik bahkan memiliki Verse yang kuat secara melodik dan harmonik yang tidak kalah dengan bagian reff-nya. Bagian Verse bukan merupakan bagian yang klimaks pada lagu. Hanya berupa pengantar dan berisi kalimat-kalimat pembuka. Kebanyakan detail lagu berada di bagian Verse yang menceritakan lebih banyak ketimbang bagian Reff/Chorus.
3. Bridge
Bridge adalah sebuah bagian lagu yang bukan merupakan verse atau chorus. Bridge ini biasanya dipakai untuk menjembatani antara bagian-bagian lagu. misalnya menjembatani antara Chorus dengan Verse atau sebaliknya bahkan Bridge juga dipakai untuk menjembatani antara Chorus dengan Chorus yang Modulasi (naik nada dasar), sehingga Modulasi tidak terdengar ganjil. Nada yang dimainkan pada Bridge biasanya dibuat sangat berbeda dengan nada pada Verse dan Chorus. Namun tetap melihat unsur keselarasan karena fungsi Bridge itu sendiri adalah jembatan penghubung antara kedua bagian yang berbeda sehingga pergantian dari Verse ke Chorus tidak terdengar janggal. Untuk beberapa lagu ada yang menggunakan Bridge dan ada yang tidak. Lagu yang menggunakan Reff biasanya tidak menggunakan Bridge.
