“RHT akan mendonasikan produknya kepada front liner kesehatan untuk memperkuat daya tahan front liner kesehatan di Jawa Barat, mengingat situasi pandemi Covid yang menunjukkan kenaikan. Selain itu untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh front liner kesehatan yang terdampak virus Covid-19,”kata Rudiantara pada kesempatan yang sama.
Menurut dia, dengan pemberian RHT sesuai tata cara uji klinik dapat memberi manfaat untuk percepatan perbaikan kondisi pasien.
Sementara itu, mantan Menteri Desa Eko Putro Sandjojo yang juga inisiator RHT menuturkan, RHT direkomendasikan sebagai bagian dari terapi pasien Covid-19 di Armenia. Namun pihaknya tidak akan mengklaim suplemen tersebut sebagai obat Covid-19 karena harus melewati ujicoba klinis.
Baca Juga:Sebar Berita Bohong Soal Tes Swab, HRS Divonis 4 Tahun PenjaraCegah Lonjakan Covid-19, Camat Muaragembong Masif Himbau Warga
Diakui Eko, pihaknya menggandeng BPPOM dan RSUP dr Hasan Sadikin juga RS Wisma Atlet Jakarta guna melakukan ujicoba pengobatan. Sementara untuk pencegahan dilakukan di RS Persahabatan Jakarta.
“Banyak yang sudah terbantu, percepatan penyembuhan bisa 5-7 hari mereka rata-rata PCR negatif. Tapi ini bukan suara akademik jadi harus on trial,” kata Eko. (rls/hms)
