KOTA SURABAYA – Tak mau berimajinasi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau ke lokasi untuk mendesain ulang Islamic Center Surabaya. Desain ulang ini merupakan permintaan kehormatan Gubernur Jatim Khofifah Indra Parawansa dalam kunjungannya ke Jabar pada April 2021.
Didampingi Khofifah dan Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, Gubernur Ridwan Kamil tiba di gedung yang berlokasi di Jalan Raya Dukuh Kupang, Surabaya pukul 15.00 WIB. Kang Emil kemudian meninjau ke beberapa sudut gedung dan lahan seluas 3,1 hektare.
“Kalau mendesain sesuatu harus datang ke lokasi. Saya tidak pernah mengimajinasikan sebuah bangunan tanpa melihat lokasinya. Jadi kalau persiapan hari ini survei apakah nanti lahannya luas, sempit, bentuknya kotak, segitiga, lingkaran itu harus dilihat kasat mata,” ujarnya Sabtu (29/5/2021).
Baca Juga:Ini Strategi Jemput Bola untuk Percepat Vaksinasi COVID-19 Lansia di JabarBung KPK: Penyingkiran 75 Pegawai Adalah Serangan Balik Koruptor!
Setelah melihat fasad gedung, Kang Emil menyebut desain baru gedung Islamic Center Surabaya dari sisi arsitektur harus terlihat megah terutama yang menghadap ke jalan raya. Hal ini akan menjadi magnet warga untuk berhenti dan masuk. Tadinya warga hanya sekadar melintas.
“Gambaran arsitekturnya pokoknya akan cetar. Artinya dari jauh bahasa visualnya akan wow, bukan yang diam tapi semarak. Sehingga bisa memanggil orang yang tadinya hanya sekadar lewat namun jadi ingin masuk untuk beribadah,” ungkapnya.
Bangunan baru itupun nantinya harus representatif dan memenuhi ekpektasi masyarakat. Rencananya bangunan utama akan lebih didorong ke depan dari lokasi semula. Kang Emil menyebut, apabila sudah rampung dibangun ulang gedung Islamic Center Surabaya sangat memungkinkan untuk menjadi tempat wisata religi. Ini sejalan dengan pengembangan yang sedang dijalankan pemerintah setempat. “Mungkin ini bisa jadi wisata religi, saya kira akan menambah PAD juga karena ini aset yang bisa dikembangkan,” katanya.
Secara formal aktivitas desain ulang gedung Islamic Center Surabaya merupakan hibah aset intelektual properti yang ke pada masa mendatang bisa dipakai untuk kebutuhan lelang. “Jadi secara formal saya menghibahkan aset intelektual properti desain yang nanti bisa dipakai saat lelang,” ucapnya.
Kang Emil memastikan, dalam beberapa minggu ia akan menyerahkan rekomendasi desain baru gedung Islamic Center Surabaya kepada Gubernur Jatim.
