CIREBON – Masih ingat berita agen elpiji 3 kg PT. Setia Lancar Energi (SLE) yang belum mengembalikan secara utuh uang milik pangkalan? Ya hingga kini kasusnya masih belum juga beres. Terakhir, para pemilik pangkalan yang berjumlah 4 orang ini, menyerahkan masalah tersebut kepada kuasa hukum bernama Muhammad Sholeh SH & Associates. Dengan sisa utang atau uang yang belum dikembalikan oleh agen sebesar Rp 19 juta per pangkalan.
DARI SEPULUH PANGKALAN YANG MUNDUR, HANYA EMPAT YANG MENGUASAKAN MASALAH INI KEPADA KUASA HUKUM.
Untuk diketahui, Kuasa Hukum Pangkalan M. Soleh alias Cak Soleh dengan PT. SLE yang diwakili Darsono (Humas) sudah melakukan mediasi pertama pada tanggal 6 Mei 2021 di Perumahan Saba Indah Permai, Kec Talun.
Baca Juga:1.933 Pekerja di Kabupaten Bekasi Sudah Terima Vaksin Gotong RoyongSabar..!! Proyek Besar Kab Cirebon Baru Digeber Agustus 2021
Namun pasca mediasi itu, PT. SLE kembali menghilang tanpa adanya penyelesaian sebagaimana yang dijanjikan Darsono saat mediasi yang digelar seminggu sebelum Lebaran itu. Kepada JP, Cak Soleh juga menjelaskan upaya hukum yang telah dilakukan guna menuntaskan keresahan kliennya itu diawali dengan melayangkan permohonan mediasi.
“Pada mediasi pertama bersama Darsono, mereka menjanjikan biaya pendaftaran pangkalan akan cair dan lunas sebelum Lebaran. Nyatanya hal itu tidak mereka realisasikan sampai sekarang. Akhirnya tanggal 25 Mei 2021 kami kembali melayangkan surat bernomor 024/KH – MS & Associates/Cirebon/V/2021 dengan perihal permohonan pengembalian biaya pendaftaran pangkalan. Setelah melayangkan surat tersebut, Darsono kembali menghubungi dan kembali menjanjikan pertemuan sepulang Dirut PT. SLE dari Jakarta yaitu pada hari Jumat 28 Mei 2021,” terang Cak Soleh, Jumat siang.
Di hari itu, tim JP pun langsung melakukan kroscek ke dua tempat yakni ke Perumahan Saga Permai Indah dan Kantor PT SLE di Kecamatan Talun guna melakukan konfirmasi. Namun di kedua tempat tersebut Darsono tidak ada. JP pun sempat mempertanyakan kepada admin yang ada di kantor PT. SLE bahwa Darsono belum datang ke kantor hingga siang itu. Di sana hanya ada beberapa pemilik pangkalan yang tengah mengobrol dengan admin. “Dari pagi Pak Darsono belum ke sini kang,” ujar karyawan PT. SLE itu.
