Pernyataan senada dikatakan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar Dewi Sartika. Menurutnya, BOR Dashboard Jabar dapat menjadi sumber terpecaya apabila rumah sakit konsisten dan berkomitmen memberikan data terbaru soal keterisian tempat tidur.
“Kami merasa yakin dengan mengakses keterisian tempat tidur betul-betul tidak bisa dikerjakan oleh IT, tapi SDM yang berada di rumah sakit yang secara berpengetahuan, berkompetensi, dan bertanggungjawab memberikan data terbaik,” ucap Dewi.
Dewi menyatakan, BOR Dashboard Jabar ini menjadi bukti transparansi dalam penanganan pandemi COVID-19. Selain itu, masyarakat pun dapat lebih mudah mengakses fasilitas pelayanan kesehatan.
Baca Juga:Gubernur Jabar & bank bjb Beri Uang Kadeudeuh Untuk Keluarga Kru KRI Nanggala-402Gubernur Jabar Minta Desain Kendaraan Listrik Sesuai Kebutuhan Masyarakat
“Komunikasi pemerintah dengan petugas layanan kesehatan dan masyarakat dapat tersambung dengan baik melalui BOR Dashboard Jabar ini,” katanya. (rls/hms)
