Budi: Daya Saing, Indonesia Menempati Urutan ke 50 dari 141 Negara

Budi: Daya Saing, Indonesia Menempati Urutan ke 50 dari 141 Negara
0 Komentar

Implementasi tersebut akan dilakukan dengan teknologi, menggunakan aplikasi yang dinamakan Sistem Informasi Layanan Produktivitas Terkini (Siproni) yang hari ini akan kita launching, dimana sistem tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi secara cepat kebutuhan peningkatan produktivitas setiap sektor usaha. 

“Hal ini merupakan salah satu langkah dalam mendukung Gerakan Produktivitas Nasional (GPN), yang akan dilengkapi dengan pembentukan Forum Produktivitas Kerja (Productivity Community) untuk meningkatkan peran serta aktif Pemerintah (Pusat dan Daerah), Pelaku Usaha (Perusahaan dan Industri), Serikat Pekerja dan Akademisi di Indonesia,” katanya. 

Di samping itu, Siproni merupakan suatu metode terobosan dalam upaya peningkatan produktivitas dan daya saing tenaga kerja dengan pendekatan efisiensi proses produksi yang telah dihasilkan dalam menghasilkan output. Dengan mengukur tingkat produktivitas suatu perusahaan menggunakan Siproni, maka akan diperoleh gambaran kondisi dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) kita dalam mewujudkan cita-cita pembangunan, serta dapat melihat sejauh mana kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi. 

Baca Juga:Pemprov Jabar – BPKP MoU Pembangunan di Masa PandemiGub Jabar Minta Warga Tahan Hasrat Bepergian, Ini Alasannya

Selanjutnya, agar peningkatan produktivitas menjadi masif, maka diperlukan data-data sektor ketenagakerjaan untuk dijadikan dasar dalam peningkatan produktivitas agar fokus pada area yang akan ditingkatkan. Data tersebut disediakan dalam bentuk buku jilid I hasil pengukuran produktivitas dan daya saing Indonesia yang merupakan hasil analisis bersama antara Badan Pusat Statistik dan Kementerian Ketenagakerjaan, yang hari ini juga akan kita launchingkan. 

“Kepada BPS, ILO, PUSTIK Kemnaker dan segenap jajaran Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas khususnya Direktorat Bina Produktivitas, serta pihak terkait, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas komunikasi dan koordinasi dalam membangun sistem layanan peningkatan produktivitas “SIPRONI” dan penyusunan Buku Jilid I Produktivitas dan Daya Saing Indonesia ini,” ucapnya. 

“Kami berharap, melalui sistem dan buku yang telah kita launching pada hari ini, ke depan kita akan dapat menyiapkan SDM yang berdaya saing dan produktif sebagai bagian dari peningkatan daya saing nasional, serta seiring dengan itu juga akan meningkatkan produktivitas nasional,” pungkas Budi. (Jar)

0 Komentar