Pada kesempatan yang sama, telah disaksikan bersama pencanangan sejuta lubang resapan biopori. Dalam rangka menciptakan daya resap air pada tanah, yang manfaatnya bisa mencegah terjadinya genangan air.
Pemerintah Kabupaten Bekasi, dalam waktu dekat akan mengintensifikasikan program tersebut yang akan dilaksanakan diseluruh titik titik wilayah di 23 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi.
“Saya berpesan kepada semua peserta apel siaga bencana pada hari ini, mari kita laksanakan semua program dengan sungguh-sungguh, bahu membahu dan saling gotong royong demi menciptakan wilayah dan lingkungan yang bersih dan bebas bencana,” tutupnya.
Baca Juga:Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Lapas, Ini Komitmen Kapolrestro Bekasi dan Kalapas CikarangDihadiri Wagub Jabar, Begini Pembukaan MTQ Nasional 2020 Ditengah Pandemi
Apel siaga bencana tersebut diikuti oleh pasukan tanggap bencana dari BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Damkar, Dishub Kabupaten Bekasi, Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Polres Metro Bekasi serta para relawan pecinta lingkungan.
Diakhir acara, Bupati bersama Forkopimda Kabupaten Bekasi meninjau serta melakukan pengecekan kali Mangunjaya serta kali Jambe. Peninjauan lokasi dilakukan untuk mengantisipasi dan mencari solusi kemungkinan terburuk terjadinya banjir. (Jar)
