Awal mula penyebaran Islam di Karawang sendiri adalah ketika Syekh Quro mendirikan Pondok Pesantren yang bernama Pondok Quro, memiliki arti tempat untuk belajar Al-Qur’an pada tahun 1418.
Panglima Santri Jabar pun menuturkan, Komplek Makam Syekh Quro merupakan sebuah aset peninggalan sejarah perkembangan Islam di tanah Jawa. Karenanya, semua pihak perlu memperhatikan terkait kelestarian dan ketertiban di area kompleks makam tersebut.
Apalagi kegiatan keagamaan pun rutin dilaksanakan. Seperti berziarah, tawasulan, juga kegiatan agama lainnya. Kompleks Makam Syekh Quro pun cukup populer bagi kalangan peziarah.
Baca Juga:Bongkar Peredaran Narkoba, Lapas Cikarang Gandeng Polres Metro BekasiPuluhan Prajurit TNI AD ‘Serbu’ Tempat Ibadah Di Indramayu
“Di sinilah awal mula berkembangnya model pendidikan pesantren di Jawa Barat, mulanya di sini. Sebelum ada pendidikan yang lain luar biasa sudah ada pendidikan pesantren. Sekarang pesantren diadaptasi sistem pendidikan lainnya. Ada sorog jadi private, mondok jadi full day school atau boarding school,” ucapnya. (rls/hms)
