Sesuai aturan dalam perpres tersebut, ada beberapa golongan yang ditetapkan akan mendapatkan giliran vaksin. dr Tirta menyebut dirinya masuk di gelombang pertama yang tergolong dalam garda terdepan orang-orang yang menangani COVID-19.
“Saya merupakan salah satu penerima vaksin paling pertama. Tapi saya mengajari kalian, ternyata kita hanyalah pion-pion catur yang dimainkan oleh para elite global,” ucap dr Tirta.
Ia menyimpulkan virus COVID-19 yang berasal dari China sengaja disebar ke Indonesia. Hal ini dilihat dari data masuknya turis China ke Indonesia per Februari 2020. Turis-turis China disebut menjadi penyumbang pariwisata terbesar di Indonesia. (dbs)
