CIREBON – Besok Senin (7/9/2020), Gedung Setda Pemkab Cirebon ditutup. Pasalnya, seluruh pegawai Setda Pemkab Cirebon akan melakukan swab test massal. Hal itu karena makin mengganasnya penyebaran virus covid-19. Selain itu juga berkaitan dengan adanya dugaan lima orang pegawai Setda pada bagian hukum yang terkonfirmasi covid-19 selain itu ada pula informasi yang mengatakan bahwa salah seorang kepala dinas positif covid.
“Besok harus di swab. Pelayanan di off dulu karena semua pegawai sampai pejabatnya di swab test. Ini untuk mendeteksi penyebaran covid-19 yang makin mengganas,” kata Bupati Cirebon, Imron, Minggu (6/9/2020).
Imron menjelaskan, dirinyapun tidak luput dari swab test. Hal itu karena memang kinerjanya yang harus bertemu banyak orang. Namun akunya, itu merupakan resiko yang harus dijalankan dalam rangka mematuhi protokol kesehatan. Walaupun begitu, nantinya pelayanan di Setda Pemkab Cirebon tetap akan berjalan seperti biasa, memakai sistim bergiliran.
Baca Juga:Pangdam III/Siliwangi Kunjungi Daerah Latihan Penyiapan Pratugas Yonif 310/KK Di CiwideyPolresta Cirebon Intens Disiplinkan Masyarakat Lakukan Protokol Kesehatan
“Kalau besok Senin memang kita Off dulu. Tapi nanti pelayanan tetap berjalan memakai sistim bergiliran. Kalau ada yang terdeteksi posotif lagi, ya kita rawat atau isolasi mandiri dirumah,” ungkap Imron.
Sementara itu, Kadinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni lewat telepon selulernya, membenarkan Setda Pemkab Cirebon akan di Lockdown untuk sementara. Hal itu karena ada beberapa pegawai yang terkonfirmasi covid-19. Namun menurutnya, masyarakat tidak usah khawatir, karena semakin banyak tracing akan semakin banyak mendeteksi penyebaran covid-19.
“Kalau setiap hari kasus konfirmasi semakin bertambah, berarti kinerja Pemkab bagus dong. Kita selalu susuri siapa yang pernah melakukan kontak erat dengan orang yang sudah positif,” jelas Enny.
Enny memastikan, Pemkab akan terus melakukan tracing kesemua orang yang pernah melakukan kontak erat dengan yang sudah dinyatakan positif covid. Pastinya, dengan pelacakan yang terus menerus dilakukan, akan menambah pasien yang terkonfirmasi covid-19. Sedang banyaknya kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) mengisyaratkan bahwa imunitas orang tersebut bagus.
“Memang sekarang banyak OTG yang terkonfirmasi covid-19. Itu imunnya berarti bagus. Maka dari itu, orang sehatpun tidak ada salahnya di swab test. Ini supaya bisa memastikan, orang tersebut terpapar atau tidak oleh covid-19,” tukasnya.
