Banting Stir ke YouTube Saat Corona? Ini 10 Jurus Jitu Agar Subscriber Nambah Terus

Banting Stir ke YouTube Saat Corona? Ini 10 Jurus Jitu Agar Subscriber Nambah Terus
0 Komentar

WABAH Covid 19 banyak merubah pola seseorang dalam mengais rezeki yang biasanya menggunakan pola offline sekarang beralih ke online. Seperti halnya dengan membuat konten-konten YouTube. Namun anda yang yang tengah menggeluti konten tersebut, tak peduli anda artis atau masyarakat biasa, harus memiliki sejumlah jurus jitu agar subscriber channel YouTube Anda terus bertambah. Sehingga Anda pun bisa mendapatkan pundi-pundi rupiah dari situ. Berikut 10 jurus jitu agar akun YouTube anda banjir subscriber. Seperti telah dirangkum oleh tim JPNEXT TV.

YouTuber Jade Darmawangsa, Justricia, Yudhist Ardhana, dan Raven Elyse membagikan tips dan trik ‘halal’ untuk menambah pelanggan di saluran mereka.

Menjadi diri sendiri Jade Darmawangsa, wirausaha asal Portlandia ini menyatakan sangat penting bagi pembuat konten untuk menjadi diri sendiri saat memutuskan menjadi YouTuber. “Karena saat seseorang berlangganan ke suatu saluran, mereka pasti sudah memercayai sang YouTuber,” ucap Jade yang memiliki 245 ribu pelanggan di salurannya.

Baca Juga:Sekolah di Cirebon Timur Bersiap KBM Tatap Muka, di SMPN 1 Babakan 89,1% “Setuju”Alhamdulillah, Minggu Ini Tak Ada Lagi Zona Merah Di Jabar

Konsistensi tema Justricia, YouTuber fesyen yang bermukim di Filipina mengatakan penting bagi seorang pembuat konten untuk membuat tema yang konsisten. Sebagai contoh, jika membuat video bertema fesyen kemudian ada konten gaming, maka pelanggan dapat berhenti berlangganan di saluran tersebut. “Pelanggan pada awalnya berlangganan saluran tersebut karena sesuai dengan ketertarikan mereka. Jika berubah tentu pelanggan kebingungan dan berhenti mengikuti satu saluran,” ucap Justricia yang memiliki 305 ribu pelanggan.

Ekspresif Pesulap asal Bali Yudhist Ardhana mengungkapkan penonton akan mengikuti emosi dari YouTuber ketika sedang menyaksikan video. YouTuber yang memiliki 4,6 juta pelanggan ini mengatakan apabila cara pembuat konten dirasa membosankan saat membawakan konten, maka emosi penonton akan ikut terbawa bosan.

Konten video terjadwal Yudist juga membagikan trik agar pembuat konten sebaiknya konsisten dalam mengembangkan dan membuat konten di saluran YouTube mereka. Pembuat konten bisa menggunggah video yang terjadwal sehingga para pengikutnya menanti konten terbaru. “Subscriber akan menunggu video baru dari YouTuber yang mereka subscribe. Kalau tidak ada video baru dalam waktu yang lama, mereka bisa berpindah ke saluran lain,” imbuh Yudist dalam videonya.

0 Komentar