Kisah Bos PO Bus Tunggal Jaya, “Dari Jualan Ubi Hingga Jadi Milyarder”

Kisah Bos PO Bus Tunggal Jaya, "Dari Jualan Ubi Hingga Jadi Milyarder"
WAWANCARA - Owner PO Bus Tunggal Jaya, H. Asim saat diwawancarai Pemred JP, Hasan Jay.
0 Komentar

Kisah Bos PO Bus Tunggal Jaya, "Dari Jualan Ubi Hingga Jadi Milyarder"H. ASIM – BOS PO BUS TUNGGAL JAYA TRANSPORT

Tak hanya konsen di bidang bisnis saja, H. Asim juga mengabdikan dirinya untuk Desa Bojong, Kec Cilimus, Kab Kuningan, sebuah desa terpencil tempat ia tinggal. Jabatannya di desa tersebut yakni sebagai Anggota LPM dan sudah 4 periode masa jabatan. Hingga munculah aturan baru yang akhirnya ia dengan suka rela melepaskan jabatan tersebut namun tetap mengabdikan dirinya sebagai Anggota DKM (Dewan Kemakmuran Masjid). “Kalau hitungan waktu ya rugi, karena nawaitu (niat) saya ibadah Alhamdulillah banyak yang sudah dicapai. Di tahun 2005 Desa Bojong mendapat Juara 1 Desa terbaik se-Kabupaten Kuningan dan mendapat pengahrgaan,” katanya. Menurut H. Asim, makna ibadah itu luas, bukan hanya sembahyang saja, melainkan mengabadikan diri untuk kepentingan masyarakat juga bermakna ibadah.

Adapun berbicara suka duka membesarkan PO Tunggal Jaya tersebut, Ia membesarkannya dengan penuh perjuangan salah satunya dengan mengembangkan manajemen pada sektor usaha lain seperti usaha beras, ayam petelur, usaha ubi, dan lainnya. Karena kalau dibandingkan dengan usaha-usaha tersebut tingkat kerugian atau resiko di dunia usaha Transportasi jauh lebih besar. Namun hal itu bisa di atasi dengan motivasi tinggi untuk membaahgiakan orang lain.

“Orang-orang di desa saya kalau saya beli bus baru sering saya ajak ziarah dan saya beri uang. Itu saya lakukan sebagai support untuk kegiatan keagamaan. Alhamdulillah saya bangga,” imbuhnya. Dari sisi keberkahan Ia pun menegaskan bahwa dia seorang pengusaha yang anti leasing, ia lebih memilih perbankan sebagai mitra untuk pengembangan usahanya. Ia pun memiliki harapan kepada pihak perbankan milik pemerintah agar memaksimalkan kucuran dana untuk masyarakat yang sedang berwirausaha.

Baca Juga:Besok, Gubernur Jabar Jalani Proses Uji Klinis Vaksin COVID-19Wagub Jabar Minta Desa Wisata Jaga Lingkungan Hidup

Kisah Bos PO Bus Tunggal Jaya, "Dari Jualan Ubi Hingga Jadi Milyarder"SEJUMLAH KOLEKSI BUS PO TUNGGAL JAYA TRANSPORT SIAP MEMBAWA ANDA KE TUJUAN DENGAN KONDISI PRIMA.

Dalam memberikan harga sewa bus, H. Asim tidak hanya mengutamakan keuntungan atau bisnis semata melainkan tetap melaksanakan motivasinya dalam beribadah. Seperti contohnya ia memberikan harga sewa yang lebih murah jika bus dipakai untuk ziarah. “Saya suka sedih karena ada yang sampai seminggu nyicil demi untuk bisa ikut ziarah. Nah kalau hal itu menimpa diri saya bagaimana. Maka dari itu untuk ziarah harga sewa bus lebih murah daripada untuk piknik. Itung-itung kita sodaqoh,” tegasnya.

0 Komentar