Presiden RI Joko Widodo Apresiasi Penanganan COVID-19 di Provinsi Jabar

Presiden RI Joko Widodo Apresiasi Penanganan COVID-19 di Provinsi Jabar
0 Komentar

“Betul yang dikatakan Bapak Gubernur (Jabar), pilih PSBB atau masker, kita pilih pakai masker. Diharapkan di sini (Jabar), dalam dua minggu ini, dibantu TNI/Polri dan Gugus Tugas daerah, urusan masker dikerjakan secara masif,” ucap Presiden. Presiden juga menegaskan bahwa urusan kesehatan dan ekonomi adalah dua hal yang sama penting sehingga kepala daerah harus jeli mengatur dua hal tersebut selama pengendalian pandemi.

“Tidak bisa hanya mengurus COVID-19, tapi urusan ekonomi tidak diurus. Ini akan menimbulkan problem sosial-ekonomi di masyarakat. Maka gas dan rem (antara kesehatan dan ekonomi) oleh bupati, wali kota, dan gubernur ini manajemennya harus dikendalikan dengan ketepatan yang baik,

” tutur Presiden. Presiden pun berpesan agar pemerintah daerah segera merealisasikan belanja APBD untuk mendorong pemulihan ekonomi. Hal itu juga menjadi upaya pemerintah agar Indonesia tidak masuk ke dalam resesi setelah pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal kedua minus 5,32.

Baca Juga:Pengamat Sebut Hibah UGJ ‘Simalakama’, Kuncinya Judicial Review!BPK Teken MoU dengan Kejaksaan & Polri, Diikuti Salam Sinergitas dari 11 Provinsi Termasuk Jabar

“Saya minta bupati, wali kota, gubernur, agar belanja dari APBD disegerakan. Kuncinya ada di bulan Juli hingga September supaya kita tidak masuk kategori resesi ekonomi. Begitu belanjakan segera mungkin, kemungkinan kita kembali lagi positif masih ada peluang,

” tegasnya.Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar sekaligus Gubernur Jabar Ridwan Kamil melaporkan, Jabar merupakan provinsi paling rawan dalam penularan COVID-19 dengan jumlah penduduk hampir 50 juta jiwa.

Namun, kekompakan semua pihak mampu membuat jumlah kasus di Provinsi Jabar berada di urutan kelima dari 34 provinsi di Indonesia. “Hingga saat ini kasus aktif tinggal 2.927 orang, yang sembuh sudah 4.444 orang,” kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil.

Usai menggelar rapat koordinasi di Makodam III/Siliwangi, Kang Emil turut mendampingi Presiden Joko Widodo dan rombongan antara lain Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung untuk meninjau BUMN PT Bio Farma. Setelah itu, rombongan juga meninjau uji klinis fase 3 vaksin Sinovac asal China kepada 25 relawan di RSP Unpad. (RLS/HMS)

Laman:

1 2
0 Komentar