BEKASI – PIC Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (PIC SDM PKH) Kabupaten Bekasi Iyon Junaedi memberikan penjelasan terkait mencuatnya isu ada potongan bantuan program PKH di Desa Pantai Harapan Jaya Kecamatan Muaragembong yang diduga dilakukan oleh oknum petugas PKH atau Ketua Kelompok .
“Bukan seperti itu. Bahkan saya
sudah kroscek langsung ke lokasi dan menemui sejumlah Keluarga Penerima Manfaat
(KPM) program bantuan PKH. Isu potongan itu tidak benar ” ungkap Iyon.
Dijelaskan, selama tiga hari
berturut-turut, Jumat – Sabtu – Minggu, dirinya didampingi koodinator wilayah
Dede Soleh menelusuri kebenaran informasi tersebut. Kesimpulan sementara adalah
tidak benar ada pemotongan. Namun, memang ada pemberian secara sukarela dari
KPM kepada Ketua Kelompok. Besarannya bervariatif, antara Rp5-20 ribu.
Baca Juga:Siapkan Rp 13,3 Triliun, bank bjb Pastikan Likuiditas Selama Ramadhan – Lebaran 2020 Lancarbank bjb Raih Indonesia Corporate PR Award 2020
“Jika dapat bantuannya agak gede,
dikasih ya agak gedean, sekitar Rp15-20 ribu an. Tapi jika dapat bantuannya
kecil ya dikasihnya kecil juga, Rp5 ribu. Itupun tidak ada paksaan, sifatnya
sukarela,” papar Iyon.
Pemberian tersebut memang diakui benar
ada, dan diterima oleh ketua kelompok. Namun bukan potongan, tapi hanya bentuk
ucapan terimakasih sudah membantu kelancaran dalam melakukan proses pengambilan
bantuan yang jaraknya lumayan jauh dari tempat tinggal warga penerima program.
“Jarak tempat tinggal dengan lokasi
mengambil bantuan lumayan jauh, dari Muaragembong ke Muara Babelan atau
ke Kecamatan Muaragembong Dan tidak semua warga penerima manfaat punya motor
untuk mencapai lokasi,” jelasnya.
Sebelumnya sempat ramai
pemberitaan, bahwa warga Desa Pantai Harapan Jaya Kecamatan Muara Gembong
Kabupaten Bekasi mengeluh adanya pemotongan bantuan yang disalurkan oleh
PKH. Pemotongan dilakukan oleh oknum Ketua Kelompok. Pemotongan bervariatif
sebesar Rp50 -100 ribu dengan dalih untuk pemberdayaan.
“Katanya uang dipotong untuk membeli
kambing dan kambing tersebut nantinya akan dibagikan setelah beranak. Namun
kenyataannya sampai saat ini tidak ada penjelasan kapan akan dibagikan dan
berapa total jumlah kambing yang dipelihara dan hasilnya berapa? Hingga saat
ini,” ujar Jumi (55) warga Kampung Bulak Tanggul RT.02/09 Desa Pantai Harapan
