Kim Yo Jong, Si Cantik nan Kejam Siap Gantikan ‘Si Raja Tega’ Pimpin Korea Utara

Kim Yo Jong, Si Cantik nan Kejam Siap Gantikan 'Si Raja Tega' Pimpin Korea Utara
0 Komentar

NAMA Kim Yo Jong disebut-sebut akan menggantikan posisi kakaknya, Kim Jong Un sebagai presiden Korea Utara. Wacana ini mencuat setelah kabar kematian sang diktator raja tega Kim Jong Un sepekan terakhir. 

Kim Jong Un awalnya dikabarkan kritis usai menjalani operasi jantung awal bulan ini. Bahkan kabar lain menyebutkan kalau Kim Jong Un telah meninggal dunia. 

Lalu siapa sebenarnya Kim Yo Jong? 

Berikut ulasannya:  

1. Direktur Komite Sentral Partai Buruh

Adik perempuan Kim Jong Un ini menjadi yang paling terlihat di sekitar Sang Pemimpin Tertinggi dalam 2 tahun terakhir.

Baca Juga:Dirumorkan Meninggal Dunia, Ternyata ini Yang Terjadi pada Kim Jong UnKota Cirebon Masuk Zona Hijau Kasus Covid-19

Ia sendiri secara resmi menjabat Direktur Komite Sentral Partai Buruh yang berkuasa tetapi secara tidak resmi juga menjadi kepala staf kakaknya.

Dia diangkat sebagai anggota pengganti dari Komite Sentral Politbiro kuat Partai Buruh yang berkuasa awal bulan ini, melanjutkan peningkatan kariernya dalam hierarki kepemimpinan.

Kim Yo Jong (31) memiliki kontrol kuat terhadap fungsi-fungsi partai kunci, menetapkan dirinya sebagai sumber kekuatan utama di balik kepemimpinan kolektif.

“Kim Yo Jong untuk sementara waktu akan menjadi basis kekuatan utama dengan kontrol organisasi dan departemen bimbingan, peradilan, dan keamanan publik,” kata Cho Han-bum dari Institut Korea untuk Unifikasi Nasional.

2. Lebih keras dari kakaknya

Seorang pakar mengutarakan pernyataan bahwa Kim Yo Jong tidak kalah keras dan kejam dari sang diktator Korea Utara itu  jika menduduki tempat Pemimpin Tertinggi Korea Utara.

Dilansir  dari Mirror, wanita ini digadang-gadang bisa lebih kejam daripada Kim Jong Un jika dia memegang puncak kekuasaan.

Ada kekhawatiran saudara perempuannya juga mempunyai hasratnya yang sama untuk pengembangan senjata, bahkan bisa melakukan lebih banyak hal yang sama untuk “menunjukkan keberaniannya”.

Baca Juga:Cekcok Rumah Tangga, Istri Bacok Suami di SukabumiSakit Nih! Oknum Guru MTs ini Sodomi Muridnya Hingga 20 Kali

Prof Natasha Lindstaedt, seorang pakar rezim totaliter, mengungkapkan kepada Daily Mirror jika jender tidak akan menjadi penghalang untuk menjadi autokrat baru.

Jika demikian dia akan melanjutkan cengkeraman keluarga yang tak terputus duduki kekuasaan di Korea Utara, dimulai oleh Kim Il-sung pada tahun 1948.

0 Komentar