Ia mengatakan, proses pengawalan pengadaan tersebut perlu dilakukan karena anggaran untuk sembako saja sangat besar, yakni mencapai Rp 60 miliar untuk 30 ribu keluarga penerima manfaat (KPM).
“Itu per paketnya Rp 500 ribu, sesuai arahan Pak Gubernur, dikali empat bulan. Jadi, itu anggarannya Rp 60 miliar dengan pengadaannya pakai skema penunjukan langsung. Jadi luar biasa,” kata Bagja. (red)
