Terpisah, Camat Palabuhanratu, Ahmad Syamsul Bahri, mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan warga yang tertipu dua orang oknum yang mengaku dari kecamatan.
“Sejak hari H kejadian sudah ada laporan karena kebetulan rumah korban tetanggaan dengan staf kecamatan,” kata Ahmad.
Ia menegaskan, kedua oknum tersebut bukan petugas kecamatan karena pendataan penerima bantuan dari gubernur akibat virus corona itu dilakukan pihak RT dan RW.
Baca Juga:Corona Belum Reda, Pemkot Cirebon Perpanjang Masa Belajar di RumahGubernur dan Kapolda sudah Sepakat: Jam Malam Segera Diberlakukan di Jabar!
Ia juga mengatakan, saat ini pihak kepolisian tengah menyelidik kasus tersebut. (red)
