“Demikian hasil investigasinya,” terang Asep, sambil menegaskan bahwa almarhum TI bukan meninggal lantaran terpapar covid-19.
Disinggung kenapa proses pemakaman almarhum TI seperti proses pemakaman pasien covid-19, Asep menjelaskan, kemungkinan besar pihak RS Dewi Sri melakukan langkah antisipasi terhadap almarhum yang belum pernah dilakukan rapid test atau test swab.
“Mungkin karena sekarang lagi wabah covid-19, pihak RS Dewi Sri berjaga-jaga. Karena di RS Dewi Sri juga belum diperiksa rapid test atau swab,” pungkas Asep. (zen)
