BANDUNG – Virus corona mewabah. Sebanyak 7 pasien positif, di antaranya terjadi di Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengumumkan lokasi tujuh pasien tersebut sebagai bentuk peta persebaran zonasi.
Data tersebut akan dimutakhir hingga tingkat kelurahan atau desa sebagai tanggung jawab transparansi kepada masyarakat.
“Tujuah pasien yang positif virus corona sudah diisolasi di sejumlah rumah sakit dan satu di antaranya sudah meninggal dunia sebelum hasil tes menyatakan dia positif. Dua di antara tujuh pasien adalah warga Kabupaten Depok, yakni pasien kasus pertama dan kedua di Indonesia,” ujar Gubernur Jabar.
Baca Juga:Sekolah di Bandung Diliburkan, CFD DitiadakanHeboh! Ada Pasangan Mesum di Kali Mekar Diarak Warga
Pasien selanjutnya adalah warga Kabupaten Bekasi yang meninggal di rumah sakit di Cianjur pada 3 Maret lalu. Ia sempat dinyatakan negatif namun data terakhir menyatakan ia positif mengidap penyakit yang pertama mewabah di Wuhan, Cina.
Dua pasien lainnya adalah warga Kabupaten Bekasi yang merupakan anak dan istri dari pasien yang meninggal di Cianjur tersebut.
Satu pasien positif lainnya adalah warga Kota Bandung. Dan satu pasien lainnya merupakan pasien yang dirawat di RSUD Sunan Gunung Jati Cirebon.
Selain itu, kata Ridwan Kamil, sebanyak 706 pasien berstatus orang dalam pemantauan atau ODP. Pasien ODP diharuskan mengisolasi diri di rumah dan dipantau pemerintah.
Dari 756 pasien, 256 di antaranya sudah menyelesaikan masa pemantauan dan 448 orang lainnya masih dalam masa pemantauan. Sedangkan pasien dalam pemantauan (PDP), yakni pasien yang sudah diisolasi dan dirawat di rumah sakit, mencapai 82 pasien.
Dari total tersebut, sebanyak 54 pasien dinyatakan negatif Covid-19 dan sisanya 28 pasien masih menunggu hasil laboratorium.
Data pasien virus corona baik yang positif, PDP, maupun ODP dapat dilihat di Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar Jabar).
Baca Juga:Kabar dari Istana: Menteri Perhubungan Positif Terinfeksi Corona1 Pasien di RSD Gunung Jati Cirebon Positif Corona
Ridwan Kamil mengatakan, pemerintah sudah mmerilis situs maupun Instagram Pikobar Jabar. Masyarakat dapat mudah mengakses informasi terkait virus corona khususnya di Jawa Barat.
Situs resmi Pikobar Jabar adalah https://pikobar.jabarprov.go.id/ dan akun Instagram resminya, @pikobar_jabar.
Di situs tersebut ada nomor telepon Dinas Kesehatan Jabar dan nomor panggilan darurat.
