“Konflik yang terjadi adalah antara penghuni panti disabilitas netra dengan pihak kemensos, tetapi pihak pemprov Jabar melalui Dinsos siap menampung mereka.” ujar Dodo.
Permasalahan ini, tambah dia, merupakan masalah antara Penghuni panti yakni disabilitas netra dengan pihak Balai Wyata Guna (Kemensos). (red)
