Pernah jadi Transito Priangan Timur, Begini Kondisi Kantor Transmigrasi Kab Cirebon Kini

Pernah jadi Transito Priangan Timur, Begini Kondisi Kantor Transmigrasi Kab Cirebon Kini
0 Komentar

Tahun 2019, kata dia, Kabupaten Cirebon mendapatkan kuota sebanyak 2 KK (kepala keluarga), dengan tujuan daerah transmigrasi di Provinsi Gorontalo.

Setelah mendapatkan kuota, papar dia, langkah selanjutnya yang dilakukan pihaknya adalah melakukan seleksi terhadap pendaftar, hingga tersaring jumlah KK yang disesuaikan dengan kuota. “Setelah itu, kami melakukan pelatihan kepada KK yang hendak diberangkatkan itu, berupa diklat PDU,” katanya.

Setelah tahapan itu, ada lagi proses yang dilakukan oleh Bidang Transmigrasi Kabupaten Cirebon. Yakni penjajakan, kerjasama antar daerah (KSAD), checking dan pengawalan.

Baca Juga:Kebakaran Maut di Telukjambe: Mabes Polri Turun ke TKPDD Tahap III Babakan Gebang, Kuwu Yeni Bangun Sejumlah Infrastruktur & Gelar Turnamen Sepak Bola

“Penjajakan, kita (bidang transmigrasi Kab Cirebon) datang terlebih dahulu ke lokasi yang akan dijadikan daerah tujuan transmigrasi. Setelah itu, kita lanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan antara dua kepala daerah, atau disebut KSAD,” ucapnya.

Setelah langkah itu dilakukan, pihak Bidang Transmigrasi Kabupaten Cirebon melakukan pengecekan ke lokasi. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kalau calon transmigran asal Kabupaten Cirebon mendapatkan kelayakan disana, mulai dari tempat tinggal, lingkungan, hingga lahan garapan untuk usahanya nanti.

“Terakhir, pengawalan. Kita ikut mengantar calon transmigran ke daerah transmigrasi tujuan. Disana, kita kembali memastikan, kalau calon transmigran ini benar-benar aman, untuk menjalani kehidupan barunya disana,” kata Yadi. (red)

Laman:

1 2
0 Komentar