CIREBON – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled, Kab Cirebon kini sedang menjalani survei akreditasi dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dibawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI). Kegiatan akreditasi ini berlangsung selama 4 hari sejak Rabu (11/12/2019) hingga Sabtu (14/12/2019). Sebagaimana diketahui, RSUD Waled pada akreditasi sebelumnya meraih predikat ‘Paripurna’ atau level akreditasi terbaik.
PAPARAN – Didepan Tim KARS, Direktur RSUD Waled memaparkan progres rumah sakit.
Dari pantauan JP di hari pertama, paparan akreditasi ini dilakukan langsung oleh Direkur RSUD Waled dr. H. Budi Setiawan Soenjaya,MM. Ia memaparkan berbagai kegiatan dan capaian RSUD Waled di Aula Lantai IV di depan Tim KARS. Saat paparan, direktur juga didampingi oleh Ketua Akreditasi RSUD Waled dr Hj. Dwi Sudarni, MARS yang juga menjabat sebagai Wadir Pelayanan.
Baca Juga:Bandara Soeta II akan Dibangun di KarawangMengapa Honorer Susah jadi PNS? Menpan RB Sebut ‘Penyakitnya’ ada di Pemda
Selain itu, tampak pula Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Hj. Enny Suhaeni, SKM MKes. Di sela-sela Ia memantau jalannya proses akreditasi, Tim JP pun mewawancarai Kadinkes secara khusus, terkait jalannya akreditasi. Ia berharap, RSUD Waled bisa meraih predikat paripurna seperti tahun sebelumnya. “Tentunya kami berharap, kalau sebelumnya RSUD Waled sudah meraih predikat paripurna, sekarang juga harus paripurna. Dan kemarin Tim KARS juga melakukan kegiatan yang sama di RS Arjawinangun,” ungkapnya, Rabu (11/12/2019).
WAWANCARA – Pemred JP mewawancarai Kadinkes Kab Cirebon terkait survei akreditasi di RSUD Waled.
Ditanya apakah ada pembeda antara akreditasi tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya, Enny menjawabnya bahwa KARS melakukan penilaian-penilaian tersebut dengan mengacu pada SNARS (Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit) edisi 1. “Tentunya karena levelnya berbeda, yang perlu dipersiapkan dalam proses akreditasinya pun lebih banyak lagi. Proses akreditasi ini melibatkan seluruh elemen di RSUD mulai dari pegawai ditingkat medis hingga non medis, hal ini mengingat pentingnya hubungan antar Pokja yang saling mempengaruhi,” terangnya.
Peran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon sangat mempengaruhi hasil akreditasi. Dan sejauh ini Pemkab Cirebon mendukung penuh segala upaya peningkatan layanan di RSUD Waled salah satunya dengan pembangunan gedung. “Jelas kami support penuh, karena kelengkapan fasilitas menjadi salah satu faktor penilaian penting dari akreditasi ini. Sekedar informasi, besok (hari ini-red) pak Bupati juga ke RSUD Waled sekitar jam 11,” ucapnya. (jay/adi)
