“Kemuliaan kita bukan dari jabatan tapi dari kebermanfaatan kita. Masyarakat harus merasakan manfaat dari hadirnya bapak/ibu sebagai kepala desa,” imbuh Emil.
Pelantikan 141 kepala desa ini sendiri didasarkan kepada Keputusan Bupati Majalengka Nomor: 141/Kep.875-Tapem/2019 tentang Pengesahan dan Pengangkatan Kepala Desa Hasil Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Majalengka, yang ditetapkan di Majalengka, 10 Desember 2019.
Dalam arahannya, Bupati Majalengka Karna Sobahi meminta kepada para kepala desa yang dilantik untuk langsung bekerja. Karna ingin agar para kades ini segera memetakan segala potensi strategis yang ada di desanya.
Baca Juga:Warna Siap Dilantik! Gugatan Pilwu Desa Dompyong Wetan DitolakDengan Sentuhan DD Tahap 3, Infrastruktur Desa Cangkuang Makin Mantap
“Pesan saya, segera bekerja dengan baik. Fajar 2020 akan segera kita buka untuk membangun Majalengka yang Raharja,” ujar Karna.
“Petakan potensi aparatur desanya, paling tidak sekarang sudah memiliki konsep-konsep pemetaan lingkungan strategis di desa saudara, segera raih silaturahmi kepada mitra-mitra saudara. Saudara harus jadi bapaknya/ibunya rakyat saudara. Program-program yang dijalankan di Majalengka tangkap dengan baik,” lanjutnya.
Dalam acara yang sama, Pemda Provinsi Jabar juga menyerahkan tujuh unit Mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara) lengkap dengan seperangkat alat sound system, layar proyektor, dua buah kursi, dan genset. Tujuh mobil ini diberikan sebagai bentuk apresiasi gubernur kepada tujuh desa yang sudah naik kelas menjadi desa mandiri. (rls/hms jabar)
