Lagi, Toto Uanggah Video! Kali Ini Bertitel “Babak Baru Kasus Meikarta Episode Rekayasa”

Lagi, Toto Uanggah Video! Kali Ini Bertitel "Babak Baru Kasus Meikarta Episode Rekayasa"
0 Komentar

Dalam Vlog Kedua Youtube dengan judul ‘Babak Baru Kasus Meikarta, episode: Rekayasa ini dari pihak Lippo Grup hanya dirinya saja yang ditetapkan sebagai tersangka. Sementara koorporasi Lippo Cikarang, dalam proyek Meikarta, Edy bersama Satriadi salah seorang stafnya yang sebelumnya, diturut sertakan dalam dakwaan terhadap Billy Sindoro. Sekarang, kedua orang itu bebas.

Begitu juga, dalam sekenario kasus Meikarta ini, dirinya akan dituntut selama 2 tahun, lalu diupayakan vonis menjadi 1,5 tahun. Tuntutan dirinya tidak mungkin melebihi dari Billy Sindoro. Akan sangat janggal bila dirinya divonis lebih berat dari Billy Sindoro. Seperti yang diketahui oleh semua orang Billy Sindoro jauh lebih senior posisinya dari dirinya di Lippo. “Terhadap kemungkinan pengembangan kasus Meikarta dengan adanya indikasi skenario yang melibatkan saya, saya tidak terlalu menanggapi. Saya berpikir, mana mungkin,” katanya. Dikatakan, Toto memang skenario tersebut masuk akal, namun pemikiran dirinya mana mungkin KPK yang memiliki reputasi bisa bermain-main. Dirinya, mencoba untuk meyakini diri sendiri, bagaimana bisa orang yang tidak terlibat dalam kasus Meikarta bisa dihukum. “Akan tetapi kalau sampai benar, penjelasan yang paling masuk akal, memang sih saya dijadikan tumbal atau pahlawan, apa pasang badan atau apapun istilahnya. Pokoknya asal kasus Meikarta tuntas, tidak melebar kemana-mana,” jelas Bartholomeus Toto, yang beicara dalam video itu. Kondisi itu juga, sejalan dengan KPK yang dari awal mengikutsertakan dirinya dalam dakwaan Billy Sindoro.

“Singkatnya win win solution untuk semua pihak, kecuali saya sendiri. Pikiran saya sederhana, pertama dalam pusaran kasus Meikarta, Billy Sindoro sudah divonis. Untuk apa membawa-bawa saya yang posisinya dibawah dan tidak memiliki peran penting, “ tambah Toto.

Baca Juga:Seorang Ibu Tewas di ‘Jalan Gotrok’ Karangwangun, Ini FaktanyaTemui Peserta Gowes 17 Jam, Presiden PKS Sebut Antusiasme Reuni 212 Luar Biasa

Pasalnya, lanjut Bartholomeus dalan video itu ada dan tidak dirinya, masalah gratifikasi tetap akan terjadi. Karena, secara pribadi dirinya tidak memiliki kepentingan apapun atas Meikarta. “Saya hanya seorang profesional, dan dalam perizinan Meikarta saya hanya menjalankan tugas administratif mewakili Lippo Cikarang. Dan itupun tidak ekslusif, karena direksi yang lain maupun kepala divisi juga memiliki kewenangan administrasi yang sama. Tanpa saya, perizinan Meikarta akan tetap berjalan,” pungkas Toto. (rls/cuy)

0 Komentar