CIREBON – Kerja keras dari jajaran Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Cirebon akhirnya berbuah manis. Setelah sekian kali pergantian kepemimpinan, akhirnya di era Kepala Sekolah Drs H. Imron Rosyadi M.Ag, MAN 4 Cirebon bisa memliki legal formal sekolah berupa sertifikat. Dengan terbitnya sertifikat ini, MAN 4 Cirebon secara otomatis telah menambah aset Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) sebesar puluhan miliar rupiah. Luar biasa!
SERAHKAN – Penyerahan sertifikat tanah MAN 4 Cirebon dari Kepala Sekolah MAN 4 Cirebon Drs. H. Imron Rosyadi,M.Ag. kepada Kepala Kemenag Kab. Cirebon Drs. H. Mujayin, M.Pd.I disaksikan Camat Pabuaran, Kuwu Pabuaran Lor, dan Mantan Kepala MAN Ciledug.
Diwawancarai Jabar Publisher secara khusus di ruang kerjanya, Jumat (1/11/2019), Imron Rosyadi menceritakan sekelumit perjuangan untuk bisa mewujudkan cita-cita memiliki sertifikat tersebut. “Yang pertama saya mengucapkan terima kasih kepada atasan, atas kepercayaan menjadi pimpinan sebagai Manager MAN 4 Cirebon. Pertama masuk ke sini saya langsung melaksanakan SWOT guna memajukan pendidikan, tenaga pendidik, SDM, juga sarpras. Dan ternyata setelah saya evaluasi, ada hal yang paling krusial yakni tentang legal formal tanah MAN 4 Cirebon, sehingga saya berusaha keras untuk mengurusnya,” ungkap Imron mengawali wawancara.
Baca Juga:Ridwan Kamil Sabet Most Popular Leader in Social Media 2019Begini Nih Cara Pemprov Basmi Kemiskinan di Jabar
Ia menjelaskan, saat itu status tanah MAN 4 Cirebon yakni hak guna pakai dan itu pun sudah kadaluarsa sejak 10 tahun lalu. Akhirnya, Imron berkoordinasi dengan Kemenag Kabupaten Cirebon dan BPN Kabupaten Cirebon termasuk membuat alur sejarah tanah MAN 4 Cirebon, yang awalnya adalah peralihan dari Yayasan, dimana prosesnya juga masih belum tuntas.
“Alhamdulillah, meski kabar yang beredar katanya rumit dan sulit sekali mengurusnya, namun hanya dalam waktu 10 bulan kami bisa menyelesaikannya. Boleh dibilang, prosesnya berjalan sangat mulus sekali. Terima kasih juga atas kesigapan Kemenag Kabupaten Cirebon yang sudah membuatkan surat keterangan tentang tanah, sehingga kini sudah menjadi hak milik Kementerian Agama RI yang dikuasakan kepada MAN 4 Cirebon,” terangnya.
Yang lebih istimewa, proses rampungnya sertifikat tanah tersebut bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) MAN 4 Cirebon. Sehingga tak berlebihan jika keberhasilan ini adalah kado paling monumental selama MAN 4 Cirebon berdiri. “Secara kebetulan, selesainya sertifikat tersebut bertepatan dengan HUT MAN 4 Cirebon ke 23 atau tepatnya hanya terpaut 10 hari setelah perayaan HUT. Dan saat itu, acaranya juga dihadiri Kabid Madrasah Kemenag Jabar,” kata Kepsek asal Buntet Pesantren ini.
