50 Anggota Dewan Kabupaten Cirebon Dilantik, Luthfi Jabat Ketua DPRD

50 Anggota Dewan Kabupaten Cirebon Dilantik, Luthfi Jabat Ketua DPRD
0 Komentar

KAB CIREBON – Hari ini, Senin (16/9/2019), sebanyak 50 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon reami dilantik di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Bonang, Sumber – Cirebon.

Pengambilan sumpah jabatan berlangsung pada pukul 09.00 WIB, disaksikan langsung oleh pejabat forum komunikasi pimpinan daerah (forkompida) Kab Cirebon.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon pada periode 2014-2019 yang semula dipimpin oleh Mustofa, kini dipimpin sementara oleh Mohamad Lutfhi, anggota dewan terpilih yang juga Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Cirebon.

Baca Juga:Pensiunan ASN Jadi Pemborong, Diduga Kurangi KetebalanWagub Jabar: Guru Honorer Harus Diprioritaskan Jadi PNS!

Sementara Mustofa, terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Cirebon untuk periode 2019-2024 dari fraksi Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP).

Mohamad Luthfi mengatakan, terpilihnya puluhan anggota legislatif ini adalah salah satu langkah untuk mewujudkan cita-cita masyarakat Kabupaten Cirebon dengan tagline Cirebon baru, Cirebon berprestasi.

“‎Kami akan menindak lanjuti aspirasi masyarakat dan tugas-tugas kelegislatifan. Setelah kami disumpah, kinerja kami akan dipertanggunjawabkan,” kata Luthfi seusai pelantikan seperti dilansir tribun jabar.

‎Kepada seluruh anggota legislatif, pimpinan sementara DPRD Kabupaten Cirebon, mengingatkan agar seluruh anggota tidak tertipu indahnya jabatan hingga lalai terhadap tanggung jawab.

‎Lutfhi mengatakan, membawa aspirasi dari masyarakat adalah tugas yang berat‎, maka seluruh anggota legislatif harus terus bersama dengan jajaran eksekutif untuk kepentingan masyarakat.

“200 ribu lebih warga Kabupaten Cirebon masih menganggur. Ma‎ri piki‎rkan kesejahteraan masyarakat, saya berharap gagasan cerdas bisa kita wujudkan sebagai anggota legislatif,” katanya.

Selain itu, kata Lutfhi, seluruh anggota DPRD harus meninggalkan masing-masing identitas partai‎ dan semua pun memiliki tanggung jawab sama, yakni untuk masyarakat. “‎Kalau mementingkan kelompok kecil, mustahil kepentingan masyarakat dapat terwujud,” katanya. (red/trb)

0 Komentar