Sementara itu, Khanafi, warga Gebang yang mengajar di Ponpes Alshohwah, Desa Dompyong Kulon, berharap perbaikan bisa segera dilakukan. “Sebaik-baik langkah adalah mencegah, jangan sampai jatuh korban dulu baru diperbaiki. Saya hampir tiap hari lewat ke sini, dan perasaan saya waswas, apalagi saat malam hari,” keluhnya.
Perbaikan Jalan Belum Tuntas Dan Butuh Penerangan Jalan
Tak hanya soal jembatan rupanya yang harus dituntaskan, perbaikan jalan di Desa Dompyong Kulon pun butuh penanganan segera dari dinas terkait, karena baru sebagian saja ruas jalan yang sudah mulus (depan kantor desa lama hingga ke masjid).
“Saya juga berharap jalan Kabupaten di Dusun II sepanjang 500 meter agar segera diperbaiki, karena sudah rusak. Begitu juga dengan lampu PJU, kita sangat membutuhkan agar jalan dari arah rel kreta api yang menuju ke SMPN 2 Gebang bisa terang dan tahun depan katanya akan direalisasikan sebanyak 20 titik. Perlu diketahui juga, selama ini masyarakat mengira bahwa pembangunan jembatan dan pengaspalan jalan itu menjadi tanggungjawab pemerintah Desa, padahal itu sudah SK Pemkab Cirebon melalui Dinas PUPR,” jelas Abdul Halim.
Baca Juga:Jokowi Semprot PT. PLN: Itu Rugikan Kita Semua!Pemdes Ciledug Lor Mantapkan Infrastruktur Lewat DD 2019 Tahap II
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kab Cirebon saat dikonfirmasi pada Juli 2019 menjelaskan, bahwa untuk perbaikan jembatan tinggal menunggu proses lelang selesai. “Bukan hanya Jalan Getrakmoyan saja, jembatan di Dompyong Kulon juga akan diperbaiki tahun ini. Anggarannya sekitar Rp 700 juta, sekarang sedang proses lelang, silahkan lebih jelasnya bisa konfirmasi ke kuwunya,” jelas Yuningsih saat ditemui JP di ruang kerjanya. Ia juga berharap, sebelum dilantik menjadi Anggota DPRD Jabar, September 2019 mendatang, tugas-tugasnya sebagai Anggota/Pimpinan Dewan di Kab Cirebon sudah tuntas.
DPRD – Hj. Yuningsih, Wakil Ketua DPRD Kab Cirebon saat berdiskusi dengan Redaksi JP.
Redaksi JP juga akan melakukan konfirmasi ke Dinas PUPR guna mengetahui rencana strategis (Renstra) pembangunan infrastruktur di Cirebon Timur pasca kepemimpinan Plt Bupati Cirebon Imron Rosyadi, baik program yang sudah dilakukan lewat APBD murni 2019 juga rencana program yang akan dilakukan pada APBD Perubahan 2019. (adi/jay)
