bank bjb Siap Berikan Alternatif Pembiayaan Infrastruktur Daerah

bank bjb Siap Berikan Alternatif Pembiayaan Infrastruktur Daerah
0 Komentar

bjb INDAH memberikan penawaran bersaing dan kompetitif selain obligasi daerah, hal ini dapat dilihat pada Peraturan Pemerintah 56 Tahun 2018 pasal 33 & 34 tentang persyaratan penerbitan obligasi yang memerlukan persyaratan sebagai berikut : Pada persyaratan pembiayaan melalui bjb INDAH lebih fleksibel jika dibandingkan dengan obligasi Daerah, dimana :

Pembiayaan melalui Obligasi Daerah hanya dapat dalam jangka panjang dengan tidak melampaui akhir tahun anggaran pada masa berakhirnya jabatan kepala daerah. Laporan keuangan (audited) harus dengan opini wajar tanpa pengecualian atau wajar dengan pengecualian. Tujuan penggunaan untuk membiayaan infrastruktur dan/atau inventasi berupa kegiatan pembanguan sarana/prasarana publik.

Pada persyaratan pembiayaan melalui bjb INDAH lebih fleksibel jika dibandingkan dengan obligasi Daerah, dimana :

Baca Juga:Lantik 998 Perwira Lulusan Diktukpa TNI AD, Kasad: Jangan Kecewakan Keluarga!Pipa Pertamina Diduga Bocor, Cemari Laut Karawang

Jangka waktu pembiayaan bjb INDAH dapat diberikan dalam jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang. Tujuan penggunaan dapat digunakan untuk tujuan lain (deficit cash flow) maupun pembiayaan Infrastruktur dan/atau Investasi. Bank bjb selalu berperan aktif dan mendukung pembangunan untuk Indonesia yang lebih maju dan lebih kuat dengan menawarkan produk yang berkualitas dengan suku bunga yang bersaing dan kompetitif.

Komitmen sebagai pendorong laju pertumbuhan daerah tersebut didukung pula dengan kinerja yang baik. Pada triwulan I 2019 bank bjb mencatat laba bersih Rp. 421 Miliar dengan total aset sebesar Rp. 117,7 Trilliun dan total kredit yang berhasil disalurkan bank bjb tercatat Rp.75,8 Triliun atau berhasil tumbuh sebesar 6,2%. (rls/bjb)

0 Komentar