Warga Kecewa, Puluhan Siswa Luar Daerah Lolos Seleksi SMAN 1 Babelan Jalur Zonasi

Warga Kecewa, Puluhan Siswa Luar Daerah Lolos Seleksi SMAN 1 Babelan Jalur Zonasi
0 Komentar

“Anak saya dengan nilai USBN 252,5 bahkan alamat rumah atau domisili saya satu kecamatan dengan sekolah, namun tidak diterima disekolah tersebut,” ungkap Faisal Senin 1/7/2019.

Sementara dari total serta hitungan siswa yang diterima di sekolah tersebut, kuota yang seharusnya dipenuhi namun kenyataan nya tidak. Seperti, jalur zonasi jarak yang seharusnya menerima sebanyak 55% dengan jumlah 237 siswa, dari 432 siswa. Namun sekolah tersebut menerima hingga 306 siswa atau lebih dari 70% kuota yang ditentukan yaitu 55%.

“Selain itu, Zonasi jarak prasejahtera yang seharusnya menerima 20% yaitu berjumlah 86 siswa. Sekolah hanya menerima 22 siswa saja. Selain itu 10% dari jalur prestasi USBN, sekolah hanya menerima 14 siswa yang seharusnya 43 siswa yang diterima disekolah tersebut,” jelasnya.

Baca Juga:Banyak Laporan ke BBKSDA Jabar, Bukti Masyarakat Makin Peduli Satwa LangkaDicap Golkar Karbitan, 23 PK Di Kab Bekasi Tolak Ahmad Marjuki Jadi Cawabup

Saat kami menanyakan hal itu ke pihak sekolah. Lanjut Faisal, pihak sekolah terlihat bingung serta emosi, karna dipertanyakan terkait hal tersebut.

Bahkan anehnya, ketika ditanya ada kelebihan kuota yang diterima hingga 69 siswa dari 306 siswa, pihak sekolah mengatakan tidak tau, “mana kita tau itu semua sistem yang tentukan, kami hanya melaksakan tugas, itu kan kewenangan Provinsi, silahkan tanya sana Provinsi,” jawab pihak sekolah Syahriaddin kepada Faisal di ruang kerjanya Senin 1/7/2019

Bahkan Syariaddin sempat mengeluarkan kata-kata hinaan saat perdebatan di ruang kerjanya, “gua merasa terganggu lah kerjaan, emang gua bocah ledok apah, kerjaan gua S2 pendidikan lu apa sih,” tutur Faisal mengikuti ucapan Syariaddin.

Menanggapi hal itu, Nofal Ketua LSM Lembaga Independen Anti Rasuah (LIAR) yang ikut mempertanyakan, terkait adanya kejanggalan dalam sistem PPDB di SMAN 1 Babelan banyak ditemukan sistem penerimaan yang aneh dan terkesan ditutup-tutupi.

Pasalnya, dari 306 siswa yang diterima pada Jalur Zonasi Jarak di SMA Negeri 1 Babelan, sudah melebihi kuota 55% dari peraturan yang sudah ditentukan dalam aturan serta juknis.

“Setelah melihat daftar siswa yang diterima, dari total 306 siswa jalur zonasi jarak, banyak siswa yang berasal dari sekolah luar Kabupaten Bekasi, dan bahkan ada yang berasal dari Tanggerang hingga Jawa Tengah,” ujar Nofal Selasa 2/7/2019

Nofal menyebutkan, dirinya akan mengkroscek nama-nama siswa dan alamat serta titik kordinatnya yang diterima pada jalur zonasi jarak di SMAN 1 Babelan tersebut.

0 Komentar