Buka Poskes Di Tol, Puskesmas Cibogo Juga Siaga Keracunan Makanan

Buka Poskes Di Tol, Puskesmas Cibogo Juga Siaga Keracunan Makanan
0 Komentar

CIREBON – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab Cirebon sudah menyiapkan 982 petugas kesehatan dan 25 pos kesehatan (poskes) selama arus mudik dan arus balik lebaran 2019. Ratusan petugas dan puluhan pos kesehatan itu untuk memberikan pelayanan secara gratis kepada para pemudik, baik di jalur pantura maupun tol, tak terkecuali Puskesmas Cibogo, yang ada di Kec Waled, Kab Cirebon.

Buka Poskes Di Tol, Puskesmas Cibogo Juga Siaga Keracunan MakananPOSKES – Inilah pos kesehatan Puskesmas Cibogo di rest area Tol Kanci Pejagan Km 229 yang disiagakan sejak H-7 Lebaran.

Demikian disampaikan Kepala UPT Puskesmas Cibogo, H. Juju Juarsa, dalam wawancara dengan JP, Jumat (31/6/2019). “Pos Kesehatan ini sudah mulai kami buka pada hari ini, Jumat tanggal 31 Mei sampai H+7 Lebaran mendatang. Dan fasilitas kesehatan yang diberikan untuk pemudik ini semuanya free alias gratis,” ujarnya.

Baca Juga:Kapolri Instruksikan Humas Kepolisian Jalin Kerjasama Dengan Media Online, Ini AlasannyaLagi, Fajar Paper Bagikan Santunan & Zakat

Tak hanya membuka posko kesehatan, Puskesmas peraih akreditasi “Paripurna” dari Kemenkes RI ini juga menyiagakan mobil siaga di posko kesehatan, guna mengantisipasi jika sewaktu-waktu ada pemudik yang harus dirujuk ke rumah sakit. Sedangkan satu mobil siaga lainnya tetap ditempatkan di Puskesmas sebagai antisipasi jika ada warga yang memerlukan pertolongan.

Untuk diketahui, Puskesmas Cibogo yang ditempatkan di Rest Area Km 229 tol Kanci – Pejagan pada arus mudik ini, bertugas bersama karyawan dari Puskesmas Pabuaran dengan penjadwalan yang sudah diatur sebelumnya. “Kami hanya buka posko di tol saja, karena memang secara geografis Puskesmas kami terlintasi tol. Sedangkan di jalur pantura sudah ada pos kesehatan dari puskesmas yang memang dilewati jalur pantura,” jelasnya.

Yang unik dari Poskes Puskesmas Cibogo ini, bukan hanya membuka pos kesehatan untuk pemudik saja, tetapi juga menyiapkan petugas khusus untuk menangani masalah keracunan (makanan) jika sewaktu-waktu terjadi. “Keracunan makanan itu, dari pengamatan kami setiap tahun mesti ada. Untuk Cirebon yang paling sering adalah keracunan kerang ijo, seperti di Mayung dan Asjap pada tahun lalu. Jadi bukan hanya siaga jalur mudik saja, kami juga siaga jika ada warga yang keracunan makanan,” tandasnya. Jika hal ini terjadi, lanjut Juju, pihaknya akan mengkoordinasikan masalah ini kepada bidang terkait. Untuk kasus keracunan dikoordinasikan kepada Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) sedangkan kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) kepada bidang Yankes atau Pelayanan Kesehatan.

0 Komentar